SLEMAN, KOMPAS.TV - Asisten pelatih PSS Sleman, Gilang Ramadan, diberi kepercayaan untuk memimpin skuad Super Elja saat menjamu PSIS Semarang dalam laga pekan ke-15 Pegadaian Championship 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (10/1/2026).
Dia menjawab kepercayaan itu dengan kemenangan 2-1 PSS atas PSIS. Gilang mengambil alih kendali penuh di area teknis lantaran pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, harus absen akibat sanksi akumulasi kartu kuning.
Ansyari menerima kartu kuning keduanya saat mendampingi tim menghadapi Kendal Tornado FC, Senin (5/1/2026) lalu. Sebelumnya, Ansyari juga telah mengantongi kartu kuning saat laga tandang melawan Persiku Kudus.
Merasakan debut memimpin instruksi selama 90 menit, Gilang mengakui atmosfer yang dirasakan sangat berbeda, terlebih menghadapi tekanan untuk bangkit usai kekalahan di laga sebelumnya.
Baca Juga: PSS Sleman vs PSIS Semarang 2-1: Super Elja Kunci Posisi Kedua, Laskar Mahesa Jenar Kian Terpuruk
"Sangat berbeda, biasanya saya hanya asisten. Hari ini saya turun langsung beri instruksi, 90 menit tidak pernah duduk karena naluri melihat pemain kerja keras, jadi saya tidak ingin terlihat lelah," ungkap Gilang dalam sesi konferensi pers pascalaga.
"Kami bersyukur diberi kemenangan. Ini tidak mudah karena di laga terakhir kami kalah, tapi kami sepakat hari ini harus ambil tiga poin. Dukungan suporter dan kerja keras tim menjadi kunci," tambahnya.
Tantangan Taktis dan Masalah Fokus
Gilang mengatakan PSIS hadir dengan kekuatan yang sulit ditebak karena banyaknya perombakan pemain. Hal ini sempat menyulitkan tim pelatih dalam menyusun analisis pra-pertandingan.
"PSIS memang beda, mereka banyak pemain baru. Awalnya kami hanya menerka-nerka analisis lawan, tapi fokus kami adalah mengedepankan permainan tim sendiri. Alhamdulillah pemain bisa mengatasinya," jelasnya.
Penulis : Danang Suryo Editor : Edy-A.-Putra
Sumber : Kompas TV
- pss sleman
- ansyari lubis
- gilang ramadan
- psis semarang
- pegadaian championship
- pss vs psis




