FAJAR, MAKASSAR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus memperkuat mitigasi banjir di wilayah rawan, khususnya di sekitar Sungai Biring Je’ne. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan Early Warning System (EWS) sebagai sistem peringatan dini potensi banjir.
Kepala BPBD Kota Makassar, M. Fadli Tahar, menjelaskan bahwa EWS berfungsi memantau ketinggian dan debit air sungai secara real time, sehingga petugas dan masyarakat dapat memperoleh peringatan lebih awal sebelum banjir meluas ke permukiman.
“EWS ini sangat penting untuk membaca kondisi sungai lebih cepat, agar ada waktu yang cukup bagi petugas dan warga untuk bersiap,” ujarnya.
Selain EWS, BPBD juga menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam di titik-titik rawan banjir. Tim ini bertugas memantau perkembangan debit air, melakukan asesmen dampak, serta membantu warga jika terjadi peningkatan debit sungai secara signifikan.
BPBD mengimbau masyarakat yang bermukim di bantaran Sungai Biring Je’ne untuk tetap waspada, mengikuti informasi resmi pemerintah, dan segera melaporkan kondisi darurat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat. (*/)




