Penulis: Tio Furqan Pratama
TVRINews, Padang
Perumda Air Minum (AM) Kota Padang terus bergerak cepat melakukan pemulihan infrastruktur layanan pasca-banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat kembali berjalan optimal.
Pada hari ini, Sabtu, 10 Januari 2026, Perumda AM Kota Padang melaksanakan pengerjaan koneksi jaringan pipa distribusi. Upaya teknis ini bertujuan guna memastikan pasokan air bersih kembali maksimal 100 persen ke seluruh pelanggan yang terdampak.
Direktur Utama Perumda AM Kota Padang, Hendra Pebrizal, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi percepatan normalisasi instalasi pengolahan air (IPA) yang mengalami kerusakan akibat bencana beberapa bulan lalu.
"Dalam rangka memastikan distribusi air bersih menjangkau seluruh lapisan pelanggan secara adil dan merata, hari ini kami melakukan pekerjaan koneksi jaringan pipa distribusi DN 600 GI x 200 HDPE di Jalan Gajah Mada," ujar Hendra di Padang, Sabtu pagi.
Pengerjaan teknis tersebut berlokasi di Jalan Gajah Mada, tepatnya di depan MAN 2 Gunung Pangilun. Proses penggalian lahan sudah dimulai sejak Jumat (9/1) malam, sementara proses koneksi pipa inti dilakukan pada Sabtu pagi ini mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB.
Hendra mengonfirmasi bahwa selama proses penyambungan pipa berlangsung, akan terjadi penghentian aliran air sementara di sejumlah wilayah pusat kota. Area yang terdampak meliputi Jalan Gajah Mada, Jalan Khatib Sulaiman, Jalan Sudirman, Jalan Pramuka, sebagian Jalan S. Parman, Pasar Raya, Jalan A Yani, Jalan Damar, Olo Ladang, Belakang Olo, Kampung Jawa Dalam, Mangunsarkoro, Terandam, Jalan Thamrin, dan sebagian kawasan Pondok.
Selain itu, wilayah lain yang juga terdampak penghentian aliran sementara adalah kawasan Jati, Lapai, Belanti Barat dan Timur, Ulak Karang (timur dan barat), Purus (1-5), Purus Kabun, serta Alang Laweh.
Manajemen Perumda AM menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami warga selama masa perbaikan. Masyarakat pun diimbau untuk dapat menggunakan air secara bijak.
"Kami mengimbau pelanggan untuk selalu menampung air sebagai cadangan dan menggunakannya seperlunya. Tim kami di lapangan berupaya maksimal agar pekerjaan selesai tepat waktu dan aliran air kembali normal secepat mungkin," pungkas Hendra.
Editor: Redaktur TVRINews




