jpnn.com, ACEH TAMIANG - Pengurus Wilayah Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PW ISNU) Aceh mewakili Pengurus Pusat ISNU menyalurkan bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) kepada 51 mahasiswa yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban mahasiswa dan keluarga yang terdampak secara ekonomi akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
BACA JUGA: PP ISNU Gelar Fun Walk, Kampanyekan Peduli Lingkungan-Pengesahan UU PPRT
Penyaluran bantuan dilakukan melalui kunjungan langsung ke lokasi mahasiswa penerima manfaat dan dilaksanakan bersama Lazisnu Jawa Timur serta PCNU Kota Langsa. Rombongan dipimpin oleh Ketua PW ISNU Aceh, didampingi perwakilan Lazisnu Jawa Timur dan jajaran pengurus PCNU Kota Langsa.
Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, rombongan juga menyerahkan bantuan pendidikan berupa pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa secara simbolik.
BACA JUGA: Harlah ke 26: ISNU Luncurkan Academy Masa Depan
Bantuan UKT ini bersumber dari Lazisnu Jawa Timur dan lembaga filantropi Pengurus Pusat ISNU di Jakarta sebagai bentuk komitmen ISNU dalam menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa di tengah kondisi darurat pascabencana.
Ketua PW ISNU Aceh menegaskan bahwa ISNU memandang pendidikan sebagai sektor strategis yang harus tetap dijaga meskipun berada dalam situasi bencana.
BACA JUGA: Kemenag dan PP ISNU Teken Kerja Sama Golden Ticket & Beasiswa PTKIN
“Kami ingin memastikan bahwa musibah banjir tidak memutus akses pendidikan dan semangat belajar mahasiswa. Bantuan UKT ini adalah bentuk kehadiran dan tanggung jawab moral ISNU agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan studinya,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan tersebut juga merupakan hasil sinergi antarstruktur NU dan lembaga filantropi dalam merespons dampak bencana secara cepat dan tepat sasaran.
Menurutnya, kolaborasi semacam ini penting untuk memperkuat daya dukung sosial, khususnya bagi kelompok rentan seperti mahasiswa.
Sementara itu, perwakilan mahasiswa penerima bantuan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Mereka menilai bantuan UKT tersebut sangat membantu, mengingat kondisi ekonomi keluarga turut terdampak akibat banjir.
PW ISNU Aceh berharap program bantuan ini dapat memberikan dampak nyata bagi keberlangsungan pendidikan mahasiswa serta mendorong penguatan solidaritas sosial dan gerakan filantropi pendidikan di lingkungan Nahdlatul Ulama dan masyarakat luas. (dkk/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Pemkot Tangsel Mampu Benahi Masalah Sampah, Ancaman Pidana Lingkungan Masih Prematur
Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Muhammad Amjad


