Timothy Ronald Buka-Bukaan Risiko Jadi Kaya Terlalu Cepat, Beauty Simak Yuk!

herstory.co.id
13 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Menjadi kaya di usia muda dapat berubah menjadi kutukan karena hadir bersama tekanan sosial, beban tanggung jawab, dan tuntutan kedewasaan yang tidak seimbang dengan usia, demikian penjelasan Co-Founder Akademi Crypto, Timothy Ronald, ketika menguraikan pengalamannya mengelola perusahaan dengan lebih dari seratus karyawan di Indonesia. Dalam penjelasannya, Timothy menegaskan bahwa kekayaan yang datang terlalu cepat membuat seseorang harus menghadapi motif orang-orang di sekelilingnya, tuntutan kerja tanpa henti, dan peran besar yang harus dipikul sejak awal karier.

Timothy menjelaskan bahwa perubahan sikap orang terdekat menjadi tantangan pertama yang muncul ketika ia meraih pencapaian finansial pada usia muda.

“Orang yang dulunya gua kira jauh, itu mendekat. Mereka datang bukan karena peduli, tapi mereka datang karena melihat peluang. Di saat seperti itu, gua bertanya, siapa yang sebenarnya datang karena peduli dan karena uang,” ujar Timothy Ronald. Situasi ini membuatnya mempertanyakan keikhlasan hubungan sosial yang mengelilinginya.

Bersamaan dengan itu, tanggung jawab profesional yang ia emban meningkat tajam. Saat teman sebayanya masih menimba ilmu, Timothy harus memimpin perusahaan rintisan yang tercatat sebagai salah satu startup dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia menurut LinkedIn. Kondisi itu menuntut kedewasaan, daya tahan mental, serta ritme kerja ekstrem yang membuatnya hampir tidak memiliki jam tidur dan hari libur.

Meski kekayaan datang lebih cepat dari perkiraan, Timothy menekankan bahwa ia tidak ingin dikenal sebagai konglomerat muda. Ia justru melihat kekayaan sebagai amanah yang harus digunakan untuk memberikan dampak lebih besar bagi masyarakat. Ia mencontohkan melalui Ronald Foundation, yayasan yang ia dirikan, yang membawa misi pembangunan seribu sekolah di Indonesia agar akses pendidikan dapat dirasakan setara oleh generasi muda Tanah Air.

“Kutukan uang itu bukan dipakai untuk disembah. Tapi gimana caranya, dari amanah yang dititipkan bisa digunakan untuk melayani dan membuka kesempatan buat orang lain, dari yang tadinya belajar di tanah, jadi bisa belajar di atas meja,” jelasnya.

Ia menutup penjelasan dengan ajakan kepada generasi muda untuk memanfaatkan hartanya bagi kemajuan bangsa. “Nyalakan obor kalian, satu aja di antara kalian bangun satu sekolah, gua percaya negara ini akan menjadi sangat maju. Itulah mimpi gua, karena gua cinta Tanah Air ini, gua lahir di sini dan gua pengen negara ini jadi negara maju. Jadi gunakan harta kalian, untuk melayani orang lain,” pungkasnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
2 Penusuk Pengemudi Mobil di Mampang Selalu Berpindah Lokasi Selama Diburu Polisi
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Kumpulan Doa dan Selawat agar Mimpi Bertemu Rasulullah SAW Lengkap
• 17 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Keseruan Warga Bandung Nonton Video Mapping Pohon Mendongeng | KOMPAS MALAM
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Kebakaran Rumah di Tambora Jakbar, 21 Mobil Damkar Dikerahkan
• 4 jam laludetik.com
thumb
Wamendikdasmen: Amal Usaha Muhammadiyah Pilar Penting dalam Majukan Pendidikan dan Kesejahteraan Bangsa
• 14 menit lalupantau.com
Berhasil disimpan.