jakarta.jpnn.com - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan mayoritas pemilih Prabowo Subianto pada Pemilihan Presiden 2024 tidak setuju kepala daerah dipilih DPRD.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan pada 19-20 Oktober 2025, sebanyak 67,1 persen pemilih Prabowo kurang setuju/tidak setuju sama sekali jika DPRD memilih kepala daerah.
BACA JUGA: Kadang Dongkol sama Ajudan, Presiden Prabowo: Cerewet Banget
Sementara itu, sebanyak 29,9 persen responden menyatakan setuju jika kepala daerah dipilih DPRD. di sisi lain, tiga persen responden tidak setuju atau tidak tahu.
Peneliti LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan kuesioner.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Ngaku Mau Terima Kritik, Tetapi Jangan Fitnah
“Jadi, bukan dengan pencuplikan, atau telepon, atau media sosial. Kami langsung menerjunkan tim surveyor ke lapangan," kata Ardian, Rabu (7/1).
Ardian menjelaskan mayoritas pemilih Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan pada Pilpres 2024 juga tidak setuju kepala daerah dipilih DPRD.
BACA JUGA: Di Posko Pengungsian, Prabowo: Percayalah, Presidenmu Tidak Akan Pernah Meninggalkan Kalian
Sebanyak 60,9 persen responden yang memilih Anies Baswedan menolak pemilihan kepala daerah oleh DPRD.
Sementara itu, sebanyak 77,5 persen responden yang merupakan pemilih Ganjar Pranowo juga menolak wacana tersebut.
"Siapa pun pilihan capresnya, mayoritas menolak pilkada lewat DPRD," kata Ardian.
LSI Denny JA melakukan survei dengan metodologi multi-stage random sampling. Jumlah responden dalam survei itu sebanyak 1.200 orang. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil



