Pantau - PT Pertamina (Persero) terus mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) secara berkelanjutan melalui program Pertapreneur Aggregator (PAG), yang dirancang untuk memperkuat ekosistem UMKM melalui kolaborasi, akses pasar yang lebih luas, serta peningkatan kualitas usaha.
Program ini menjadi salah satu bentuk pendampingan berkelanjutan bagi UMKM agar mampu tumbuh sebagai organisasi yang sehat dan tangguh.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan bahwa penguatan UMKM ini sejalan dengan poin ketiga dari Astacita Presiden Prabowo, yakni penguatan ekonomi rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan.
"UMKM perlu dipersiapkan agar mampu tumbuh sebagai organisasi yang tangguh. Dengan sistem yang kuat, UMKM tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga membuka lapangan kerja dan membangun ekosistem usaha yang berdaya saing," ungkapnya.
Harumi Fashion Jadi Contoh UMKM yang BertransformasiSalah satu UMKM binaan PAG yang berhasil menonjol adalah Harumi Fashion dari Jakarta, yang masuk dalam 10 besar PAG.
UMKM ini mengembangkan desain produk baju Muslim, mukena, dan jilbab, serta turut membantu pelaku UMKM lain untuk tampil lebih profesional di pasar.
Harumi melihat UMKM lain sebagai mitra strategis dalam pengembangan usaha, bukan sebagai pesaing.
Setelah mengikuti program PAG, Harumi mulai meninggalkan pola usaha yang bergantung sepenuhnya pada pendiri (founder-centric) dan beralih ke sistem organisasi yang berbasis pada pembagian peran, kepemimpinan, dan kolaborasi.
"Dulu segala hal bergantung ke saya. Sekarang saya sadar, bisnis agar bisa berkembang tidak boleh bergantung pada satu orang," ia mengungkapkan.
Transformasi ini ditandai dengan penerapan standardisasi kerja, sistem pengambilan keputusan, serta pelaksanaan annual meeting sebagai organisasi yang terstruktur.
"Fokus saya sekarang adalah memastikan sistem berjalan dan tim tahu arah yang dituju," jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perannya sebagai CEO kini lebih strategis, tidak lagi menjalankan semua fungsi operasional.
"Bukan karena tidak mau tumbuh, tapi karena kami sudah paham mana yang relevan dan mana yang hanya distraksi, sehingga kami memiliki arah bisnis yang jelas dan terukur," katanya.
Pertamina: UMKM Harus Matang Secara OrganisasiMuhammad Baron menekankan bahwa melalui PAG, Pertamina ingin mendorong UMKM agar tidak hanya bertumbuh dari sisi omzet, tetapi juga matang secara organisasi.
"Dengan fondasi sistem dan kepemimpinan yang kuat, UMKM diharapkan mampu bertahan, berkembang, dan memberi dampak ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat," ia menambahkan.




