VIVA – Gelandang serang asal Belanda, Danilson Soares Silva, blak-blakan ingin membela Timnas Indonesia meski dihubungi Timnas Cape Verde, negara yang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026.
Saat ini, Danilson berkarier di liga kasta tertinggi Gibraltar bersama Bruno’s Magpies. Dia lahir di Belanda dengan latar belakang darah ganda. Ia mewarisi darah Cape Verde dari sang ayah, sementara darah Indonesia mengalir dari neneknya di pihak ibu yang lahir di Bandung.
“Saya punya darah Indonesia dari nenek saya yang lahir di Bandung, orang tua dari ibu saya,” ujar Danilson saat berbincang di podcast YouTube Yussa Nugraha.
“Saya juga punya darah Cape Verde dari ayah saya,” lanjutnya.
Danilson mengungkapkan, sang nenek hijrah ke Belanda saat masih berusia 14 tahun dan sejak itu keluarganya menetap di Negeri Kincir Angin. Latar belakang inilah yang membuat Danilson kini menjadi incaran dua negara.
Menariknya, Federasi Sepak Bola Cape Verde sudah lebih dulu melakukan pendekatan sejak Danilson menandatangani kontrak bersama Bruno’s Magpies. Namun, meski tergoda membela negara peserta Piala Dunia 2026, Danilson belum memberikan keputusan final.
“Semenjak saya tanda tangan kontrak di sini, Timnas Cape Verde mulai menghubungi saya. Mereka menanyakan apakah saya sudah punya paspor Cape Verde. Saat ini saya belum punya, jadi harus mengurusnya kalau memang serius,” kata Danilson.
Di sisi lain, harapan membela Timnas Indonesia masih sangat besar di benaknya. Ia bahkan sudah menyampaikan keinginannya itu kepada sang agen.
“Saya sudah bilang ke agen saya kalau saya juga ingin kontak dengan Timnas Indonesia,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemain yang sempat satu akademi dengan Yussa Nugraha di Feyenoord pada 2018–2019 itu optimistis bisa memberi kontribusi nyata untuk skuad Garuda.
“Saya sangat terbuka untuk membela Timnas Indonesia. Dengan kualitas yang saya miliki, saya yakin bisa membantu tim. Saya berharap PSSI menghubungi saya. Semua pertandingan saya disiarkan langsung, jadi mereka bisa melihat performa saya,” ucapnya.
Danilson Soares Silva mengawali karier di akademi SBV Excelsior sebelum melanjutkan pembinaan di Feyenoord. Pada 2020, ia meneken kontrak profesional bersama klub Yunani, Thesprotos FC. Petualangannya berlanjut ke Portugal bersama Olhanense pada 2023, hingga akhirnya berlabuh di Bruno’s Magpies dan membuka peluang besar menuju panggung internasional bersama Timnas Indonesia.




