Ditantang Culik Putin, Begini Jawaban Trump

cnbcindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita
Foto: Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan konferensi pers setelah pertemuan mereka untuk merundingkan akhir perang di Ukraina, di Pangkalan Gabungan Elmendorf-Richardson, di Anchorage, Alaska, AS, 15 Agustus 2025. (REUTERS/Kevin Lamarque)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berbicara mengenai kemungkinan menculik Presiden Rusia Vladimir Putin. Trump mengatakan dia tidak akan mengeluarkan perintah untuk menculik Putin, menepis gagasan itu sebagai hal yang tidak perlu ketika ditanya oleh wartawan.

Pernyataan Trump muncul seminggu setelah pasukan komando Amerika menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam invasi di kompleks kediamannya di Caracas.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bereaksi terhadap operasi tersebut dengan mengatakan, "Jika Anda dapat melakukan itu dengan para diktator, maka Amerika Serikat tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya."


Baca: Perang Saudara Arab Menggila, Barat Turun Tangan-Turki Nyatakan Sikap

Dilansir RT, sanggahan itu diungkapkan Trump ketika menjawab pertanyaan dari wartawan pada pertemuannya dengan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih pada Jumat (9/1/2026)

"Sepertinya dia ingin Anda pergi dan menangkap Vladimir Putin," kata Peter Doocy dari Fox News, merujuk pada komentar Zelensky. "Apakah Anda akan pernah memerintahkan misi untuk pergi dan menangkap Vladimir Putin?"

Trump menjawab, "Yah, saya rasa itu tidak perlu. Saya selalu memiliki hubungan yang baik dengannya." Dia menambahkan bahwa dia "sangat kecewa" karena upayanya untuk menengahi gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina selama setahun terakhir tidak berhasil.

Moskow telah mengecam penculikan Maduro sebagai pelanggaran berat kedaulatan Venezuela. Utusan Rusia untuk PBB, Vassily Nebenzia, menggambarkan serangan AS sebagai "perampokan" yang mendorong dunia menuju "kekacauan dan pelanggaran hukum."

Baca: Panas! Rusia Tembakkan Rudal Pembawa Nuklir Oreshnik ke Gerbang NATO

Adapun pada bulan lalu, Rusia menuduh Ukraina mengirim hampir 100 drone untuk menyerang salah satu kediaman resmi Putin di Wilayah Novgorod. Menurut Moskow, semua UAV ditembak jatuh sebelum mencapai target.

Meskipun Kyiv membantah rencana untuk menyerang rumah liburan Putin, pejabat militer Rusia kemudian menyerahkan kepada AS apa yang mereka sebut sebagai peralatan navigasi dari drone Ukraina yang ditembak jatuh yang berisi jalur penerbangannya.

 


(luc/luc)
Saksikan video di bawah ini:
Video: Serangan Drone di Kherson, Ukraina, 24 Tewas Saat Tahun Baru

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sule Ngaku Ingin Nikah Lagi, Mahalini Langsung Istighfar dan Ngaku Tak Setuju, Apa Alasannya?
• 10 jam lalugrid.id
thumb
Abu Jenazah Pelatih Valencia CF Martin Carreras Fernando dan Dua Anaknya Dipulangkan ke Spanyol
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Adly Fairuz Akhirnya Buka Suara Usai Digugat Kasus Penipuan Masuk Akpol
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
KPK Gandeng Kemenkeu Bongkar Praktik Suap Ditjen Pajak
• 18 jam laludisway.id
thumb
JPO Sarinah Dibangun Lagi, Transjakarta: Nilai Sejarahnya Dikembalikan
• 19 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.