Penulis: Lidya Thalia.S
TVRINews, Kendari
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Provinsi Sulawesi Tenggara atas kontribusi nyata dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan sepanjang tahun 2025.
Apresiasi itu disampaikan Abdul Mu’ti saat membuka Rapat Koordinasi Konsolidasi Program Prioritas UPT Kemendikdasmen Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia menilai sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan satuan pendidikan menjadi kunci penguatan layanan pendidikan di daerah.
“Atas nama Kemendikdasmen, saya menyampaikan terima kasih kepada UPT, Dinas Pendidikan Provinsi, kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan pendidikan di Sulawesi Tenggara yang terus menunjukkan komitmen nyata dalam kolaborasi,” ujar Mu’ti dalam keterangan tertulis, Minggu, 11 Januari 2026.
Menurutnya, kolaborasi yang telah terbangun perlu terus diperkuat agar berdampak langsung pada peningkatan kualitas pembelajaran dan terwujudnya pendidikan bermutu untuk semua pada 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya keberlanjutan dampak dari berbagai program prioritas, khususnya Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran.
Ia mendorong satuan pendidikan penerima bantuan untuk memanfaatkan fasilitas dan program secara optimal demi meningkatkan kualitas proses belajar mengajar.
“Guru tidak hanya menjadi agen perubahan, tetapi juga agen peradaban,” tegasnya.
Untuk itu, Kemendikdasmen terus memperkuat kompetensi pendidik melalui berbagai program, seperti Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), Pendidikan Profesi Guru, peningkatan kompetensi guru Bimbingan Konseling, Deep Learning, Koding dan Kecerdasan Artifisial, hingga Kepemimpinan Sekolah.
Mu’ti juga menyampaikan bahwa Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA yang digelar pada 2025 berjalan dengan baik dan hasilnya telah diumumkan secara nasional.
Lebih lanjut, ia meminta BPMP dan UPT Kemendikdasmen di Sulawesi Tenggara mengawal pelaksanaan TKA untuk kelas VI SD dan kelas IX SMP pada 2026.
“Hasil TKA akan menjadi salah satu pertimbangan dalam penerimaan murid baru di jenjang berikutnya melalui jalur prestasi,”tuturnya.
Editor: Redaktur TVRINews



