8 Kebiasaan Sepele diam-diam Merusak Ginjal

mediaindonesia.com
12 jam lalu
Cover Berita

GINJAL adalah organ vital yang bekerja tanpa henti untuk menyaring racun dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Sayangnya, banyak kebiasaan yang dianggap sepele justru dapat merusak fungsi ginjal secara perlahan tanpa gejala awal. 

Berdasarkan data dari National Kidney Foundation dan Science Alert, berikut adalah 8 kebiasaan yang harus diwaspadai:

1. Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam 

Mengutip Kidney.org, diet tinggi natrium dapat meningkatkan tekanan darah, yang merupakan salah satu penyebab utama gagal ginjal. Selain itu, garam berlebih memaksa ginjal bekerja lebih keras untuk membuang kelebihannya, yang lama-kelamaan memicu ketegangan pada pembuluh darah di dalam ginjal.

2. Kurang Minum Air Putih 

Tetap terhidrasi membantu ginjal membersihkan natrium dan racun dari tubuh. Menurut Science Alert, kurang minum air secara kronis meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal dan infeksi saluran kemih. Cairan yang cukup memastikan aliran darah ke ginjal tetap optimal.

3. Sering Mengonsumsi Makanan Olahan 

Makanan olahan merupakan sumber utama natrium dan fosfor. Banyak orang tidak menyadari bahwa asupan fosfor yang tinggi dari makanan kemasan sangat berbahaya bagi penderita penyakit ginjal. Kelebihan fosfor dapat menyebabkan penumpukan zat yang merusak struktur penyaring ginjal.

4. Kurang Tidur secara Teratur 

Fungsi ginjal diatur oleh siklus tidur-bangun tubuh yang membantu mengoordinasikan beban kerja organ selama 24 jam. Jaringan ginjal diperbarui saat kita tidur, sehingga kurang tidur secara terus-menerus dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal.

5. Penggunaan Obat Pereda Nyeri Berlebihan 

Kebiasaan meminum obat anti-inflamasi non-steroid (NSAID) seperti ibuprofen secara rutin untuk nyeri ringan dapat membahayakan ginjal. Melansir PB Hurke Clinic, obat-obatan ini mengurangi aliran darah ke ginjal dan dapat menyebabkan kerusakan akut jika dikonsumsi dalam jangka panjang tanpa pengawasan medis.

6. Mengonsumsi Gula Berlebih 

Gula berkontribusi pada obesitas yang meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan diabetes, dua penyebab utama penyakit ginjal. Kidney.org mencatat gula sering tersembunyi dalam minuman manis dan sereal, yang memicu penumpukan protein dalam urin (albuminuria) sebagai tanda awal kerusakan ginjal.

7. Duduk Terlalu Lama 

Gaya hidup sedenter atau kurang gerak kini dikaitkan langsung dengan kesehatan ginjal. Berdasarkan laporan Science Alert, aktivitas fisik secara teratur membantu metabolisme glukosa dan tekanan darah tetap stabil, yang secara tidak langsung melindungi kesehatan ginjal.

8. Konsumsi Protein Hewani Berlebihan

Meskipun protein penting, protein hewani menghasilkan asam dalam jumlah tinggi di dalam darah yang sulit dibuang oleh ginjal. PB Hurke Clinic menjelaskan bahwa kondisi ini dapat menyebabkan asidosis, yaitu keadaan di mana ginjal tidak dapat membuang asam dengan cukup cepat, sehingga memperberat beban kerja organ tersebut.

Menjaga kesehatan ginjal dimulai dengan perubahan kecil pada gaya hidup. Dengan menghindari kebiasaan di atas, Anda memberikan perlindungan jangka panjang bagi organ penyaring tubuh Anda. (National Kidney Foundation/Science Alert/PB Hurke Clinic/Z-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Liga TopSkor Greater Jakarta Musim 2026 Dimulai, Ratusan Tim dan Pemain Berpartisipasi
• 3 jam lalubola.com
thumb
658 Siswa Grobogan Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
BPBD: Empat desa di Kabupaten Donggala terendam banjir
• 7 jam laluantaranews.com
thumb
Di Tengah Kerusuhan, Intelijen IRGC Bongkar Jaringan Mata-mata Asing
• 5 jam lalufajar.co.id
thumb
Sebagian Besar Tersangka Pesta Gay Positif HIV, Kejari Surabaya Siapkan Teknis Pemisahan
• 43 menit lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.