Aspal Baru di Jalan Perintis Makassar Mengelupas, Sudah Telan Korban

fajar.co.id
11 jam lalu
Cover Berita

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar, mendadak menjadi perhatian. Aspal yang belum lama dikerjakan justru mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Di sejumlah titik, lapisan aspal tampak terkelupas dan berubah menjadi pasir yang berserakan di badan jalan.

Kondisi ini sangat berisiko, terutama bagi pengendara sepeda motor yang melintas di jalur tersebut.

Kerusakan terpantau di beberapa lokasi strategis, mulai dari depan kawasan Telkomas, Raider 700, SDN Bontoramba, Yonif Kavaleri, Top Mode, Kantor DPW Muhammadiyah, hingga di depan Pintu 1 Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea.

Selain itu, kondisi serupa juga ditemukan di depan Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua.

Permukaan jalan yang licin akibat pasir aspal membuat kendaraan sulit dikendalikan, khususnya saat lalu lintas padat atau pengendara melaju dengan kecepatan tinggi.

Dampak dari kerusakan tersebut bahkan telah menimbulkan korban.

Kabarnya, pada Sabtu (10/1/2026) kemarin, sedikitnya tiga pengendara sepeda motor terjatuh saat melintas di lokasi jalan rusak tersebut.

Hal itu diungkapkan salah seorang penjual nasi kuning bernama Arman yang setiap hari mengkal di depan Taman Makam Pahllawan.

“Di depan SPN Batua sudah tiga motor jatuh, gara-gaea aspal licin dan berpasir, saya lihat,” kata Arman.

Keluhan juga datang dari para pengendara. Andi (32), salah seorang pengguna sepeda motor, mengaku kondisi aspal di Jalan Perintis Kemerdekaan sangat membahayakan, khususnya bagi pengendara roda dua.

“Aspalnya seperti pasir semua di atas jalan. Sekali rem mendadak, motor bisa langsung tergelincir. Ini bukan rusak biasa, tapi sangat berbahaya,” ucap dia.

Hal senada disampaikan Rahmat (27). Ia mengaku hampir terjatuh saat melintas di depan Pintu 1 Unhas Tamalanrea.

Menurutnya, kualitas aspal patut dipertanyakan karena baru dikerjakan namun sudah mengalami kerusakan.

“Kalau malam atau hujan, lebih bahaya lagi karena pasirnya tidak kelihatan,” kata Rahmat.

Sementara itu, pengendara lainnya, Siti (29), mengaku kini terpaksa memperlambat laju kendaraan setiap kali melintas di Jalan Perintis Kemerdekaan. Ia berharap pemerintah segera turun tangan sebelum korban terus bertambah.

“Sudah ada yang jatuh, jangan tunggu ada korban lebih parah baru diperbaiki. Kami hanya minta jalan yang aman,” tegasnya.

Para pengendara berharap perbaikan dilakukan secara menyeluruh dan tidak sebatas tambal sulam.

Mengingat Jalan Perintis Kemerdekaan merupakan salah satu jalur utama dengan volume lalu lintas tinggi, kondisi jalan yang rusak dinilai sangat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai penyebab kerusakan aspal yang baru dikerjakan tersebut maupun rencana perbaikan lanjutan.

(Muhsin/Fajar)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
DPR Targetkan Roda Pemerintahan Daerah Terdampak Bencana di Sumatera Kembali Normal Sebelum Ramadan 2026
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri Pertanian Bongkar Dugaan Penyelundupan Komoditas Pertanian, 133 Ton Bawang Bombay Ilegal Diamankan di Semarang
• 23 jam lalupantau.com
thumb
BRI Super League: PSIM Menang Telak di Markas Madura United, Van Gastel Sebut Kartu Merah Jadi Pembeda
• 23 jam lalubola.com
thumb
Pemprov DKI Siapkan Rp100 Miliar Bongkar Monorel Rasuna Said
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
16 Rekomendasi Destinasi Wisata 2026: Dari Surga Kuliner Michelin hingga Hotel Berhantu
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.