Aksesori tas tampaknya menjadi tren yang akan terus berlanjut. Meski begitu, bentuk dan wujudnya kerap berubah mengikuti selera pasar. Jika sebelumnya Labubu sempat menguasai pasar global, kini muncul sebuah boneka robot asal Jepang yang disebut-sebut sebagai penggantinya.
Boneka tersebut bernama Mirumi, yang dalam bahasa Jepang memiliki dua makna, yaitu Miru (melihat) dan nuigurumi (boneka binatang). Mirumi dibuat oleh Yukai Engineering, perusahaan pengembangan teknologi berbasis interaksi manusia dan emosi.
Mirumi didesain dengan perpaduan antara yeti kecil dan burung hantu. Boneka tersebut diselimuti bulu halus dan memiliki ekspresi kosong alias tanpa mulut. Berbeda dengan kebanyakan aksesori tas yang menggunakan pengait atau gantungan, Mirumi justru hadir tanpa mekanisme tersebut.
Boneka robot ini dirancang untuk bertengger langsung pada tali tas dengan cara yang unik. Mirumi mengandalkan kedua lengannya yang dapat melingkari pegangan tas, seolah sedang bergelayut.
Dirancang untuk menemani pemiliknyaMirumi diciptakan tidak hanya untuk menjadi sebuah boneka, tapi juga teman untuk pemiliknya. Oleh karena itu, boneka ini didesain dengan bantuan sensorik yang membuatnya dapat bergerak lewat sentuhan, suara, dan aksi internal.
“Orang sering menemukan kebahagiaan besar dalam berbagi perasaan bahagia mereka dengan orang lain. Mirumi adalah robot yang memungkinkan Anda melakukan hal tersebut,” ungkap CEO Yukai Engineering, Shunsuke Aoki.
Saat kepalanya dibelai, boneka ini akan merespons dengan gerakan lembut. Sementara itu, ketika Mirumi menangkap suara atau kebisingan di sekitarnya, ia juga akan bergerak sebagai bentuk reaksinya.
Menariknya, ketika tidak menerima rangsangan apa pun, Mirumi tetap dapat bergerak dengan sendirinya melalui aksi internal agar terlihat interaktif. Mirumi bisa menoleh, mengangguk, memiringkan, hingga memutarkan kepala.
Seluruh pergerakan Mirumi dirancang secara cermat, termasuk transisi saat bergerak hingga kembali ke posisi awal. Berkat pemrograman tersebut, boneka ini tampak bergerak secara alami dan terasa hidup.
Pergerakan-pergerakan tersebut diciptakan untuk memicu interaksi emosional sederhana di ruang publik.
“Baik saat berada di kereta yang penuh sesak maupun ketika mengantre di kasir, Mirumi akan selalu menemukan caranya sendiri untuk menyentuh hati orang lain melalui tatapan polosnya—mendorong senyuman, lambaian tangan, atau reaksi spontan dari orang-orang di sekitarnya,” tambahnya.
Mirumi digerakkan oleh baterai internal yang tertanam di dalam bodinya dan tidak perlu diganti. Pengisian daya cukup dilakukan menggunakan kabel USB Type-C yang terletak di bagian belakang.
Mirumi tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu abu-abu, ivory, dan pink dengan harga USD 119 atau sekitar Rp 2 juta. Sayangnya, boneka robot ini belum tersedia secara luas di pasaran.
Bagi kamu yang ingin memilikinya, Mirumi harus dipesan melalui sistem pre-order. Skema ini menjadi bagian dari upaya mendukung proyek Mirumi agar dapat diproduksi. Setelah kampanyependukungan tersebut berakhir dan target pendanaan terpenuhi, Yukai Engineering akan mulai memproduksi Mirumi secara massal. Sejauh ini, produk yang telah dipesan lewat pre-order dijadwalkan untuk dikirimkan mulai April hingga Juni 2026.
Gimana, kamu tertarik buat memilikinya, Ladies?
Baca juga: Mendadak Ingin Beli Labubu, Bisa Jadi Kamu FOMO




