Dominasi di SEA Games 2025, Atlet Jatim Jadi Kunci Prestasi Bulu Tangkis Indonesia

suarasurabaya.net
8 jam lalu
Cover Berita

Tim bulu tangkis Indonesia menunjukkan performa impresif pada SEA Games 2025 di Thailand. Kontingen Merah Putih tampil dominan dengan mengoleksi tiga medali emas, tiga perak, dan empat perunggu. Di balik pencapaian tersebut, kontribusi atlet asal Jawa Timur menjadi salah satu faktor penting keberhasilan tim nasional.

Fadil Imran Ketua Umum PP PBSI menilai hasil di SEA Games 2025 menjadi penanda penting dalam perjalanan bulu tangkis Indonesia menuju target jangka panjang, yakni Olimpiade 2028 di Los Angeles.

“Ini milestone. Langkah kita menuju Olimpiade. Mudah-mudahan target berikutnya, persiapan Asian Games 2026 di Jepang, juga bisa menunjukkan perkembangan. Kita tidak boleh berpuas diri. Evaluasi harus terus dilakukan karena target utama kita Olimpiade 2028,” ujar Fadil di Surabaya pada Minggu (11/1/2026) siang.

Fadil menegaskan, Jawa Timur memiliki peran strategis dalam menyuplai atlet nasional. Ia menyebut banyak pemain Pelatnas yang memulai karier dari daerah tersebut sebelum berkembang di level nasional dan internasional.

Dua di antaranya adalah M. Zaki Ubaidillah dan Febriana Dwipuji Kusuma. Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah, meraih medali perak nomor tunggal putra dan emas di nomor beregu putra. Sedangkan Ana, sapaan Febriana, mempersembahkan dua perak nomor ganda putri dan beregu putri.

“Di Pelatnas itu banyak anak-anak dari Jawa Timur. Ubed asli Bangkalan, Ana Febriana dari Banyuwangi. Mereka mulai dari kampung masing-masing, lalu masuk klub. Artinya Jawa Timur banyak melahirkan atlet nasional level internasional yang mengharumkan nama bangsa,” kata mantan Kapolda Jatim itu.

Melihat potensi tersebut, Fadil meminta Pengprov PBSI Jawa Timur (Jatim) terus memperkuat sistem pembinaan agar mampu melahirkan generasi penerus legenda bulu tangkis nasional.

“Saya titip betul kepada PBSI Jatim terpilih untuk menyusun program pembinaan yang serius. Harapannya, legenda seperti Rudy Hartono, Alan Budikusuma, Sony Dwi Kuncoro, Minarti Timur, dan lainnya bisa lahir kembali dari Jawa Timur,” ucapnya.

Selain menjadi lumbung atlet, Jawa Timur juga dipercaya sebagai tuan rumah Pusat Latihan Wilayah (Puslatwil) Indonesia Timur. Penunjukan tersebut dilakukan setelah melalui proses asesmen fasilitas dan kesiapan daerah.

“Jawa Timur ini paling komplet. Fasilitasnya dibenahi, mulai dari GOR, asrama atlet, dapur, hingga ruang gym. Kita tidak asal tunjuk, semua kita asesmen,” jelas Fadil.

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dinilai konsisten mendukung pengembangan olahraga bulu tangkis.

“Terima kasih kepada Pemprov Jawa Timur yang terus membantu. Dari PP PBSI kami menunjuk Jawa Timur dan memperkuatnya dengan pengiriman pelatih dan dukungan lainnya. Itu alasan utama Jawa Timur kami pilih,” pungkasnya. (saf/ham)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Link Live Streaming Final Malaysia Open 2026: Main Siang Ini, Menanti Herry IP Cetak Sejarah di Negeri Jiran
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Data Inflasi hingga Musim Laporan Keuangan Uji Wall Street Pekan Depan
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
Marak Tren Love Scam, OJK Terima 3.494 Aduan dengan Total Kerugian Rp49,19 miliar
• 8 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Piala FA: Liam Rosenior Debut Melatih, Chelsea Sikat Charlton 5-1
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
5 Manfaat Rutin Konsumsi Jus Jeruk
• 16 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.