Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat akan memperluas operasi penindakan terhadap kartel narkoba Meksiko. Trump menegaskan bahwa AS telah berhasil mencegat hampir seluruh penyelundupan narkoba melalui jalur laut, dan selanjutnya akan memusatkan upaya pada jalur darat. Menanggapi hal ini, Presiden Meksiko pada Jumat (9 Januari) segera memberikan respons dengan menyatakan akan berkomunikasi langsung dengan pihak AS melalui Menteri Luar Negeri guna memperkuat koordinasi bilateral.
EtIndonesia. Pada Kamis (8 Januari), Presiden Trump dalam wawancara eksklusif dengan pembawa acara Fox News, Sean Hannity, mengatakan bahwa Amerika Serikat telah mencegat 97% narkoba yang masuk melalui jalur laut, dan kini saatnya menindak kartel narkoba melalui jalur darat.
Presiden AS Donald Trump berkata: “Kartel narkoba menguasai Meksiko.” “Mereka menyebabkan kematian 250.000 hingga 300.000 orang setiap tahun di negara kita.”
Setelah militer AS menangkap diktator Venezuela, Nicolás Maduro, Trump juga mengeluarkan peringatan kepada sejumlah negara Amerika Latin. Ia pada tanggal 4 Januari menyatakan bahwa tindakan nyata harus diambil untuk menangani masalah narkoba di Meksiko.
Pihak Meksiko memiliki pandangan berbeda terkait usulan Amerika Serikat untuk melakukan penindakan terhadap kartel narkoba di wilayah Meksiko. Namun pada Jumat, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum menyatakan bahwa ia telah menginstruksikan Menteri Luar Negeri untuk memperkuat komunikasi dengan pemerintah AS.
Presiden Meksiko Sheinbaum mengatakan: “Kemarin saya telah meminta Menteri Luar Negeri Juan Ramón de la Fuente untuk langsung menghubungi Menteri Luar Negeri AS, yaitu kepala Departemen Luar Negeri. Jika perlu, saya juga akan berbicara langsung dengan Presiden Trump, guna memperkuat koordinasi bilateral dalam kerangka kerja yang telah berulang kali kami sampaikan.”
Dalam wawancara tersebut, Trump juga menyinggung apa yang disebut sebagai “Doktrin Donroe” , istilah yang diciptakan oleh sebagian pendukungnya untuk menggambarkan gaya kebijakan luar negerinya. Konsep ini terinspirasi dari “Doktrin Monroe” dalam sejarah Amerika Serikat, dengan gagasan dasar menjaga keamanan kawasan.
Trump berkata: “Sangat sederhana. Kami tidak ingin narkoba membanjiri negara kami. Kami tidak ingin orang-orang jahat masuk ke negara kami, seperti yang terjadi selama empat tahun terakhir (masa pemerintahan Biden).”
Sejak dimulainya masa jabatan kedua Trump, pemerintah AS terus memperkuat langkah-langkah pemberantasan narkoba, termasuk menetapkan kelompok kriminal Meksiko sebagai organisasi teroris.
Seorang pejabat yang mengetahui situasi tersebut menyebutkan bahwa penyelundupan narkoba melalui laut hampir sepenuhnya telah terputus, sehingga fokus operasi kini dialihkan ke jalur darat. Namun, Trump tidak menjelaskan kapan tepatnya operasi darat terhadap kartel narkoba akan dimulai. (Hui)
Laporan oleh reporter New Tang Dynasty Television, Liu Jiajia, Amerika Serikat.



