Melihat JPO Sarinah Dibangun: JPO Pertama RI, Akan Kembali Beroperasi

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, saat ini tengah dalam pembangunan ulang oleh Pemprov DKI Jakarta. Jembatan itu nantinya akan dioperasikan kembali sebagai alternatif fasilitas penyeberangan bagi pejalan kaki.

JPO Sarinah merupakan JPO pertama yang dibangun di Indonesia yang dibangun di era Gubernur Ali Sadikin. Saat ini JPO Sarinah akan dibangun ulang dengan konsep terintegrasi angkutan umum dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Berdasarkan pantauan kumparan di lokasi, Minggu (11/1), area JPO Sarinah terlihat masih ditutup untuk umum. Sejumlah bagian jembatan tertutup banner TransJakarta berwarna biru yang disertai tulisan imbauan “Mohon Maaf Sedang Ada Pekerjaan Konstruksi”.

Aktivitas pengerjaan terlihat di beberapa titik. Akses menuju JPO pun masih dipasangi pembatas sehingga pejalan kaki belum bisa melintas melalui jalur tersebut.

JPO Sarinah nantinya akan terintegrasi langsung dengan Halte TransJakarta MH Thamrin. Kehadiran jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas warga, khususnya penyandang disabilitas, yang menggunakan transportasi umum.

Secara lokasi, JPO ini berada persis di depan pintu barat Mal Sarinah. Ke depan, warga dapat langsung masuk ke pusat perbelanjaan tersebut melalui akses JPO.

Selain itu, jembatan ini juga akan menghubungkan kawasan Sarinah hingga ke seberang jalan, tepatnya ke arah Gedung Bawaslu.

Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi menyambut positif rencana dibukanya kembali JPO Sarinah. Elina (27), salah satu warga, menilai keberadaan jembatan penyeberangan ini akan memudahkan pengguna TransJakarta.

“Bagus sih, lebih gampang kalau naik TJ (Transjakarta) ga usah nunggu-nunggu lampu merah kalau nyeberang dari bawah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Rajwa (22). Menurutnya, penyeberangan melalui JPO akan lebih aman dibandingkan menyeberang langsung di jalan.

“Lebih aman harusnya, kadang kalau lewat bawah masih ada mobil yang lewat dari arah Tanah Abang, nunggu lampu merahnya juga lama,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan JPO Sarinah akan dibangun kembali. Ia menyebut, salah satu peruntukan utama JPO tersebut adalah untuk menunjang aksesibilitas penyandang disabilitas.

“Jadi JPO Sarinah dalam kajian, memang diperlukan terutama untuk difabel. Itu salah satu alasan kemudian kenapa diadakan,” ujarnya usai meninjau Puskesmas Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).

Pram mengaku telah mempertimbangkan berbagai pro dan kontra yang berkembang di masyarakat terkait pembangunan kembali JPO tersebut.

“Memang saya juga sudah membaca pro-kontranya. Masyarakat yang apa, kelompok pejalan kaki kan menginginkan lewat tetap jalan kaki di bawah,” katanya.

Meski begitu, Pram memastikan pembangunan kembali JPO Sarinah tidak akan meniadakan fasilitas penyeberangan di bawah.

“Enggak (ditutup). Jalan kaki di bawah kan tetap dibuka. Kemudian, di atas sebagai alternatif pilihan. Jadi tetap semua enggak ada yang ditutup,” tambahnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Fakta Mengerikan Manchester City Usai Bantai Tanpa Ampun Exeter City
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Emiten Prajogo Petrindo (CUAN) Ungkap Kabar Terbaru Temuan Tambang Emas PT Intam
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mahfud MD Akui Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat KUHP Baru Terkait Stand Up Mens Rea
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Trump Dikabarkan Kirim Operasi Khusus Militer AS untuk 'Caplok' Greenland
• 15 jam lalusuara.com
thumb
Gempabumi Berkekuatan M6,4 Guncang Kepulauan Talaud, BMKG Minta Masyarakat Tak Panik
• 20 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.