Liputan6.com, Jakarta - Menteri Sosial, Saifullah Yusuf tampat memperhatikan secara detail siswa yang sedang berlatih di sekolah rakyat Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Minggu (11/1/2026).
Dari balik kacamatanya, Menteri yang kerap disapa Gus Ipul memiliki asa besar terhadap Sekolah Rakyat, demi mencerdaskan anak bangsa melalui pendidikan.
Advertisement
Gus Ipul mengatakan, sekolah Rakyat mulai berjalan dengan baik di 166 titik di wilayah Indonesia, meskipun pada awal berjalan secara bertahap di setiap daerah.
Dia mengakui, selama perjalanan Sekolah Rakyat terdapat tantangan, dinamika dan semuanya dapat diatasi kepala sekolah, guru, dan Pemerintah Daerah.
“Gagasan dari Bapak Presiden Prabowo untuk menjangkau keluarga-keluarga yang selama ini terpinggirkan, tersisihkan, keluarga yang belum beruntung, prasejahtera, kurang mampu, bisa disebut juga dalam statistik itu miskin atau miskin ekstrem,” ujar Gus Ipul, Minggu (11/1/2026).
Menjawab keinginan Presiden Prabowo, Kementerian Sosial mendirikan Sekolah Rakyat dengan sasaran menjadikan anak dari keluarga prasejahtera, menyongsong Generasi Emas pada 2045.
Perjalanan sekolah rakyat melalui Kementerian Sosial tidak terlepas dari arahan langsung Presiden Prabowo.
“Jadi intinya kami hanya menerjemahkan, kami hanya meneruskan program-program, arahan-arahan yang diberikan oleh Bapak Presiden Prabowo,” jelas mantan Wakil Gubernur Jawa Timur.



