Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Bandung
Persib Bandung menaklukkan Persija Jakarta dengan skor 1-0 pada pekan ke-17 Super League 2025/26 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jawa Barat, Minggu, 11 Januari 2026.
Gol tunggal Maung Bandung dicetak Beckham Putra pada menit kelima. Selebrasinya usai mencetak gol sempat menjadi sorotan di media sosial.
Gelandang muda Persib itu pun memberikan klarifikasi terkait makna selebrasinya yang dinilai sebagian pihak provokatif.
“Buat saya itu sudah jadi selebrasi ikonik. Menurut saya ini hal yang normal. Kalian juga bisa lihat ada pemain Chelsea, Cole Palmer, yang melakukan selebrasi serupa. Jadi saya tidak bermaksud memprovokasi siapa pun. Ini selebrasi saya, dan kami sedang di puncak klasemen, jadi kenapa tidak?” ujar Beckham dalam konferensi pers setelah pertandingan, Minggu, 11 Januari 2026.
Menanggapi hal tersebut, Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak menilai selebrasi tersebut wajar dalam atmosfer pertandingan besar seperti derby Persib kontra Persija.
“Untungnya hari ini tidak ada suporter Persija, jadi tidak ada yang terprovokasi. Sepak bola adalah permainan yang penuh emosi. Bahkan kartu merah dan duel keras juga bagian dari emosi pertandingan,” kata Hodak.
Ia mengaku sudah mengingatkan para pemainnya untuk mengontrol emosi, meski hal itu tidak selalu bisa dilakukan sepenuhnya.
“Ketika anda mencetak gol di pertandingan seperti ini, tentu selebrasi apa pun bisa dimaklumi,” ucap Hodak.
Bagi Beckham, gol ke gawang Persija memiliki makna khusus. Pemain asli Bandung itu mengaku laga derby selalu menghadirkan atmosfer yang berbeda.
“Tentunya sangat senang. Saya lahir di Bandung, jadi tahu betul bagaimana atmosfer pertandingan melawan Persija. Bisa mencetak gol di laga derby itu kebanggaan dan mimpi yang terwujud,” kata Beckham.
Ia juga menyampaikan target pribadinya bersama Persib ke depan, baik di kompetisi domestik maupun Asia. Mengingat saat ini, Persib lolos ke babak 16 besar AFC Champions League 2.
“Harapan saya bisa membawa Persib meraih tiga gelar dan melangkah lebih jauh di Asia. Itu mimpi saya,” tutur Beckham.
Terkait kartu merah yang diterima pemain Persija, Bruno Tubarao dalam laga tersebut, Beckham mengakui dirinya kerap memancing emosi lawan sebagai bagian dari strategi.
“Alhamdulillah mereka sering terpancing dengan ‘ketengilan’ saya. Menurut saya itu bagian dari strategi saat melawan Persija, dan hari ini berjalan dengan baik karena kami bisa menang,” tutur Beckham.
Editor: Redaksi TVRINews





