BMKG Peringatkan Potensi Hujan Sedang dan Bencana Hidrometeorologi di Kalimantan Timur 11–20 Januari 2026

pantau.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pantau - BMKG Stasiun Meteorologi APT Pranoto Samarinda memprakirakan wilayah Kalimantan Timur bagian utara hingga barat berpotensi mengalami hujan kategori sedang selama periode Dasarian II, yaitu 11–20 Januari 2026.

Warga Diimbau Waspada Bencana Hidrometeorologi

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto, Riza Arian Noor, menyampaikan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi bencana yang dapat terjadi akibat curah hujan.

"Untuk itu kami mengajak warga mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, seiring prakiraan masih adanya peluang hujan selama dalam dasarian ini," ujarnya.

Beberapa potensi bencana yang perlu diwaspadai meliputi banjir, sungai meluap, jalan licin, tanah longsor, serta pohon tumbang akibat hujan yang dapat disertai angin kencang dan petir.

Wilayah-wilayah yang diprakirakan terdampak hujan sedang di antaranya:

Kabupaten Berau

Kabupaten Kutai Timur

Kota Bontang

Kabupaten Mahakam Ulu

Kabupaten Kutai Barat

Kabupaten Kutai Kartanegara bagian barat

Sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Timur bagian barat

Curah Hujan dan Sifat Hujan Didominasi Kategori Menengah

Berdasarkan prakiraan curah hujan Dasarian II Januari 2026, wilayah Kalimantan Timur bagian utara hingga barat diperkirakan mengalami curah hujan menengah antara 50–150 mm, dengan peluang hujan lebih dari 80 persen.

Sementara itu, wilayah bagian timur hingga selatan diperkirakan mengalami curah hujan rendah antara 0–50 mm, namun masih memiliki peluang hujan lebih dari 70 persen.

Prakiraan deterministik menunjukkan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur akan mengalami curah hujan dalam kategori rendah hingga menengah, yaitu antara 20–150 mm.

Untuk sifat hujan, wilayah Kaltim didominasi kategori normal (85–115 persen) dan bawah normal (50–84 persen).

Namun, sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Timur bagian barat diprediksi mengalami sifat hujan atas normal (116–150 persen), yang mengindikasikan potensi hujan lebih tinggi dari biasanya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Google Buka Suara Usai Terseret Kasus Chromebook Nadiem Makarim
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Cucu Pendiri NU Usulkan Lembaga Permusyawaratan Syuriah untuk Perkuat PBNU
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Danantara Bakal Cuan Puluhan Triliun dari Dividen Interim BMRI-BBRI
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Kodam Iskandar Muda Beri Layanan Pengobatan bagi Korban Banjir Aceh Tengah
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tersangka Korupsi Tak Lagi Dipajang, KPK: Itu Bentuk Adopsi KUHAP Baru
• 22 jam laluidntimes.com
Berhasil disimpan.