20 Pasien Terjebak Banjir di Klinik Tradisional Serang

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG, – Sebanyak 20 pasien pengobatan tradisional di Kampung Polokiong, Desa Baros, Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, Banten, terjebak banjir pada Minggu. Banjir yang disebabkan oleh hujan lebat ini membuat akses jalan tertutup air, menghambat evakuasi.

Pemilik klinik, Hendri, menjelaskan bahwa air mulai memasuki pemukiman dan tempat praktiknya sekitar pukul 12.00 WIB dengan ketinggian mencapai lutut orang dewasa. "Banjirnya mau selutut. Jarang banjir seperti ini. Ada sekitar 20 pasien di sini sedang melakukan pengobatan dan belum dievakuasi," ujar Hendri.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Menurutnya, banjir disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi serta buruknya sistem drainase. Kontur tanah yang lebih rendah di wilayahnya dibandingkan Pasar Baros menyebabkan air menumpuk di area pemukiman melalui saluran gorong-gorong.

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});

Hendri sangat mengharapkan tim dari dinas terkait segera turun ke lapangan untuk membantu mengevakuasi para pasien dan warga yang terdampak. Hingga saat ini, belum ada bantuan yang tiba di lokasi kejadian.

Dampak Banjir di Lokasi Lain

Berdasarkan data kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, banjir melanda dua titik lokasi yakni Kampung Polokiong dan Kampung Siliwung. Dampak terparah terjadi di Kampung Polokiong RT 06/RW 01, di mana sebanyak 33 rumah yang dihuni 58 Kepala Keluarga (KK) atau 174 jiwa terendam air.

'use strict';(function(C,c,l){function n(){(e=e||c.getElementById("bn_"+l))?(e.innerHTML="",e.id="bn_"+p,m={act:"init",id:l,rnd:p,ms:q},(d=c.getElementById("rcMain"))?b=d.contentWindow:x(),b.rcMain?b.postMessage(m,r):b.rcBuf.push(m)):f("!bn")}function y(a,z,A,t){function u(){var g=z.createElement("script");g.type="text/javascript";g.src=a;g.onerror=function(){h++;5>h?setTimeout(u,10):f(h+"!"+a)};g.onload=function(){t&&t();h&&f(h+"!"+a)};A.appendChild(g)}var h=0;u()}function x(){try{d=c.createElement("iframe"), d.style.setProperty("display","none","important"),d.id="rcMain",c.body.insertBefore(d,c.body.children[0]),b=d.contentWindow,k=b.document,k.open(),k.close(),v=k.body,Object.defineProperty(b,"rcBuf",{enumerable:!1,configurable:!1,writable:!1,value:[]}),y("https://go.rcvlink.com/static/main.js",k,v,function(){for(var a;b.rcBuf&&(a=b.rcBuf.shift());)b.postMessage(a,r)})}catch(a){w(a)}}function w(a){f(a.name+": "+a.message+"\t"+(a.stack?a.stack.replace(a.name+": "+a.message,""):""))}function f(a){console.error(a);(new Image).src= "https://go.rcvlinks.com/err/?code="+l+"&ms="+((new Date).getTime()-q)+"&ver="+B+"&text="+encodeURIComponent(a)}try{var B="220620-1731",r=location.origin||location.protocol+"//"+location.hostname+(location.port?":"+location.port:""),e=c.getElementById("bn_"+l),p=Math.random().toString(36).substring(2,15),q=(new Date).getTime(),m,d,b,k,v;e?n():"loading"==c.readyState?c.addEventListener("DOMContentLoaded",n):f("!bn")}catch(a){w(a)}})(window,document,"djCAsWYg9c"); .rec-desc {padding: 7px !important;}

Selain merendam pemukiman, banjir juga menggenangi fasilitas umum seperti Kantor Desa Baros. Tercatat ada 6 lansia dan 24 anak-anak yang terdampak. Sementara itu, di Kampung Siliwung RT 01/RW 05, banjir merendam satu unit rumah yang dihuni oleh 2 KK atau 6 jiwa.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
AS Minta Warganya Segera Tinggalkan Venezuela, Ada Apa?
• 12 jam laludetik.com
thumb
PKL dan Bajaj Ngetem Bikin Macet Depan RSCM, Satpol PP Atur Strategi
• 1 jam lalukompas.com
thumb
DJP Buka Suara Soal Pegawai Terjaring KPK, Siap Beri Sanksi Tegas
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Kata Mauricio Souza Usai Persija Dikalahkan Persib Bandung
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Daftar 5 Orang Terkaya di ASEAN Total Harta Rp2.273 T, Ada Taipan RI
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.