1.000 Hari Perang, Sudan Dilanda Bencana Kelaparan

idntimes.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Konflik antara militer pemerintah Sudan dan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) telah memasuki hari keseribu. Jutaan orang terdampak dari perang tersebut dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Organisasi non pemerintah mengatakan pada Jumat (9/1/2026), pertempuran sengit dan pemotongan pendanaan global telah mendorong lebih dari 33 juta orang menuju kelaparan. Hal ini menjadikannya salah satu krisis kemanusiaan paling parah di dunia.

Manajer program senior Islamic Relief di Sudan, Elsadig Elnour, mengatakan bahwa perang tidak boleh dibiarkan berlanjut lebih lama lagi. Menurutnya, perang telah membuat Sudan hancur berantakan dan warga sipil diserang, kelaparan, dan dipaksa meninggalkan tanah mereka, dilansir Al Jazeera.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tamat Jadi Drakor Paling Banyak Ditonton 2026, Segini Rating Taxi Driver 3
• 10 jam laluinsertlive.com
thumb
Lalu Lintas Citayam–Kartini Macet Parah, Arus ke Arah Jakarta Padat Merayap
• 11 jam lalukompas.com
thumb
Andre Rosiade Turun Tangan Buntut Kasus Nenek Saudah Dipukuli hingga Pingsan Akibat Tolak Tambang Ilegal
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Satu Pohon Tumbang akibat Hujan Disertai Angin Kencang di Bekasi
• 10 jam laluidntimes.com
thumb
Satpol PP DKI Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Depan RSCM, Libatkan Satpam untuk Pengawasan Berkelanjutan
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.