- Jakarta adalah kota dengan pemesanan hotel dan perjalanan domestik tertinggi di Indonesia sepanjang 2025.
- Kombinasi perjalanan bisnis dan wisata membuat okupansi hotel di Jakarta tetap stabil sepanjang tahun.
- Berdasarkan laporan PRISM Travel Report 2025, Januari menjadi bulan dengan volume pemesanan tertinggi.
Suara.com - Meski tren wisata alam kian menjamur, Jakarta membuktikan diri masih menjadi kiblat utama pergerakan masyarakat Indonesia. Berdasarkan laporan tahunan PRISM Travel Report 2025, Jakarta sukses mengukuhkan posisinya sebagai kota dengan jumlah pemesanan hotel dan perjalanan domestik tertinggi di Indonesia sepanjang tahun 2025.
Laporan dari PRISM, perusahaan induk OYO, menegaskan bahwa peran Jakarta bukan sekadar pusat administrasi, melainkan poros utama mobilitas bisnis dan ekonomi nasional yang belum tergantikan.
Data menunjukkan Jakarta berhasil mengungguli kota-kota besar lainnya seperti Medan, Bandung, dan Surabaya. Daya tarik Jakarta dinilai tetap kuat karena kelengkapan infrastruktur dan perannya sebagai gerbang utama aktivitas komersial.
"Jakarta muncul sebagai kota dengan pemesanan tertinggi, menegaskan perannya sebagai pusat utama mobilitas dan ekonomi nasional," tulis laporan tersebut.
Kombinasi antara urusan pekerjaan (business travel) dan wisata belanja atau hiburan (leisure) menjadikan tingkat okupansi hotel di Jakarta tetap stabil sepanjang tahun. Bahkan, hotel-hotel di Jakarta dan wilayah penyangganya mendominasi daftar properti yang paling banyak dipesan, terutama untuk kategori hotel perkotaan dan townhouse.
Ada hal unik yang terekam dalam laporan tahun ini. Jakarta dan sekitarnya ternyata bukan hanya menjadi tempat singgah semalam. Tercatat, durasi menginap terlama di tahun 2025 terjadi di kawasan transit perbatasan Jakarta, yakni di Tangerang, dengan durasi mencapai lebih dari dua bulan.
Hal ini mengindikasikan bahwa Jakarta dan kota penyangganya kini menjadi pilihan utama bagi mereka yang memerlukan akomodasi jangka panjang, baik untuk keperluan transit bisnis maupun hunian sementara di tengah padatnya mobilitas perkotaan.
Januari Jadi Puncak Pergerakan
Jakarta juga mencatat lonjakan aktivitas yang signifikan pada awal tahun. Secara nasional, 26 Januari 2025 menjadi hari dengan volume pemesanan tertinggi. Periode libur panjang Nyepi dan Idulfitri juga menjadi momentum di mana Jakarta menjadi titik keberangkatan maupun tujuan bagi jutaan wisatawan domestik.
Baca Juga: Banjir Karangan Bunga di Balai Kota, Wali Kota Jakarta Barat Uus Dilantik Jadi Sekda DKI Hari Ini?
Hendro Tan, Country Head PRISM Indonesia, menilai fenomena ini sebagai refleksi dari membaiknya sektor pariwisata pascapandemi yang kini lebih fokus pada kualitas.
"Laporan ini menggambarkan bagaimana preferensi masyarakat terus berkembang. Jakarta tetap menjadi destinasi mapan, sementara kota penyangga seperti Bekasi mulai meroket sebagai pusat pertumbuhan perjalanan bisnis baru," pungkas Hendro.


