Pemerintah Siapkan Dana Rp60 Juta buat Warga Bangun Rumah Imbas Bencana Sumatera

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Banda Aceh, VIVA – Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) Pascabencana Sumatera yang juga Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memberi waktu tiga hari kepada pemerintah daerah untuk menyelesaikan pendataan rumah warga terdampak bencana baik rusak ringan hingga sedang.

"Saya beri waktu mulai dari kemarin tiga hari untuk diverifikasi di tingkat BNPB, diverifikasi oleh Badan Pusat Statistik dan Capil. Kalau tiga hari sudah clear uangnya oleh BNPB segera bayarkan, Rp15 juta yang rumahnya rusak ringan dan Rp30 juta rusak sedang," kata Mendagri Tito Karnavian di Aceh Tamiang, Minggu, saat meninjau progres pemulihan bencana sembari memberikan bantuan ratusan gerobak dorong dan mi instan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab)Aceh Tamiang.

Baca Juga :
Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera, Rumah Zakat Prioritaskan Ini
Mengerikan! 14 Rumah dan Konveksi di Tambora Kebakaran, Kerugian Capai Rp1,7 M, Penyebabnya Ternyata...

Sampah kayu gelondongan pascabanjir di Ponpes Darul Mukhlisin Aceh Tamiang
Photo :
  • Antara

Mendagri menyampaikan masyarakat terdampak perlu dibantu pembersihan rumah-rumah mereka dari lumpur banjir, terutama yang berat. Dengan anggaran itu, kata dia, diharapkan dapat meringankan beban warga dan bisa dikerjakan sendiri atau gotong-royong keluarga.

Untuk rumah rusak berat dan hilang (hanyut), lanjut Mendagri, terdapat dua opsi yakni mereka tetap menunggu di tenda dan diberikan biaya, atau kemudian pindah ke hunian sementara (Huntara) yang kini sedang dibangun sebanyak 600 unit.

Kemudian untuk opsi kedua, kata Mendagri, mereka diberikan biaya Rp1,8 juta per bulan selama tiga bulan, dan dapat diperpanjang sebagai uang untuk menunggu sampai hunian dibangun baru.

"Atau kalau mau bangun sendiri silakan membangun, diberikan dana di Rp60 juta oleh BNPB," ucap Mendagri Tito Karnavian.

Selain itu Mendagri menginginkan para agar pengungsi yang masih berada di tenda-tenda agar secepatnya kembali setelah menerima dana perbaikan rumah, sehingga tidak terlalu banyak warga tinggal tempat pengungsian.

Helikopter Caracal TNI AU mendaratkan bantuan di Bener Meriah Aceh Tengah
Photo :
  • TNI AU

"Karena itu enggak sehat, di tenda sudah mulai ada yang sakit, kemudian juga yang kasihan anak-anak bayi. Nah, untuk itu kemarin saya mengejar untuk pemerintah daerah dan sudah disampaikan oleh bupati, sedapatnya dulu sampaikan data masyarakat yang rumahnya rusak ringan dan sedang," kata Mendagri Tito Karnavian. (Ant)

Baca Juga :
Jadi Wilayah yang Terdampak Paling Parah, Posko Induk Bencana Sumatera Akan Dibuka di Aceh
TNI Rampungkan Pembangunan 17 Jembatan Bailey Pascabanjir Sumatera
Salurkan Bantuan di Sibolga dan Tapteng, Mandiri Inhealth Galang Dana Solidaritas Pegawai

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dedi ancam tak bayar penuh proyek pembangunan berkualitas buruk
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Hujan Deras dan Macet, Sejumlah Rute Bus Transjakarta Terlambat
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Banjir dan Longsor Landa Belasan Kecamatan di Kawasan Timur Pantura Jateng
• 19 jam lalukompas.id
thumb
RESMI! Cesar Meylan, Profesor Fisik Peraih Emas Olimpiade: Tangan Kanan John Herdman, Resmi Perkuat Tim Kepelatihan Timnas Indonesia
• 17 jam laluharianfajar
thumb
Geram dengan Kelakuan Ari Lasso, Dearly Joshua: Ngancem Gaya Preman, Jangan Kayak Perempuan!
• 4 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.