Genangan banjir melanda sejumlah wilayah di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (12/1) pagi. Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan mengatakan, banjir dipicu luapan Kali Krukut yang diperparah hujan berintensitas lebat di wilayah hulu.
“Luapan Kali Krukut dan hujan intensitas lebat di hulu yang mengakibatkan genangan atau banjir di Jalan NIS,” ujar Yohan dalam keterangan tertulis.
Yohan menuturkan, air mulai masuk ke permukiman warga sekitar pukul 07.45 WIB dengan ketinggian awal 20 sentimeter. Hingga pukul 09.00 WIB, ketinggian air bervariasi di sejumlah titik.
Di RT 003 RW 003, ketinggian muka air (TMA) tercatat mencapai 95 sentimeter. Sementara di RT 009 RW 003, TMA mencapai 50 sentimeter. Sedangkan di RT 013 RW 001 setinggi 40 sentimeter. Genangan juga dilaporkan terjadi di Jalan NIS yang berada di wilayah tersebut.
Akibat kejadian ini, total 907 warga terdampak. Di RT 009 RW 003, sebanyak 99 kepala keluarga (KK) atau 326 jiwa terdampak. Di RT 003 RW 003, terdapat 149 KK atau 476 jiwa terdampak, sedangkan di RT 013 RW 001 sebanyak 45 KK atau 105 jiwa terdampak.
Hingga pukul 09.00 WIB, penanganan banjir masih terus dilakukan. Sementara jumlah pengungsi dan waktu kering belum diprediksi.
“Kami mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” tegas Yohan.
“Kami bersama para lurah dan camat setempat menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas. Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” sambung dia.
P2B BPBD DKI Jakarta turut menggandeng Satpol PP dan PPSU Kelurahan Cilandak Timur dalam proses penanganan.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5469105/original/094287300_1768059538-WhatsApp_Image_2026-01-10_at_22.29.36.jpeg)

