Update BNPB soal Dampak Gempa Talaud Magnitudo 7,1

jpnn.com
12 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan kondisi di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara (Sulut) terkendali dan relatif kondusif setelah diguncang gempa bumi bermagnitudo 7,1.

Gempa terjadi pada Sabtu (10/1) pukul 21.58 WIB dengan pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 17 kilometer pada koordinat 3,64 Lintang Utara dan 126,98 Bujur Timur.

BACA JUGA: Ini Peringatan BMKG untuk Warga Jateng, Waspadalah

"Tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka berat akibat gempa tersebut. Sebagian warga memang masih mengalami trauma, namun situasi secara umum sudah kondusif," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026).

Abdul memastikan bahwa aktivitas masyarakat di wilayah terdampak juga mulai kembali normal.

BACA JUGA: Modus Pengemplangan Pajak oleh Pegawai DJP Jakut, Parah Ini!

Berdasarkan pembaruan data BNPB hingga Minggu (11/1) pukul 13.00 WIB, gempa berdampak pada sekitar 12 kepala keluarga.

Sementara, kerusakan material tercatat pada 12 unit rumah dan dua fasilitas kesehatan, yang saat ini masih dalam proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

BACA JUGA: Suap Pajak PT Wanatiara Persada, Direksi Perusahaan Siap-Siap Saja

Menurut Abdul, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami meski guncangan dirasakan cukup kuat selama sekitar 20–30 detik di Kecamatan Kabaruan, Damau, Melonguane, dan Salibabu, sehingga sempat memicu kepanikan warga yang berhamburan keluar rumah.

BMKG juga mencatat adanya satu kali gempa susulan berkekuatan magnitudo 4,6 setelah gempa utama. Sementara itu, BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa untuk memantau perkembangan kondisi serta memastikan keselamatan masyarakat.

"Aliran listrik yang sempat padam dilaporkan telah kembali normal," kata Abdul menambahkan.

BNPB mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gempa susulan, menghindari bangunan yang mengalami retak atau berpotensi roboh, serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengikuti rilis resmi dari BMKG, BNPB, maupun BPBD setempat.(ant/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ridwan Kamil Kasih Hadiah Pertama untuk Atalia Praratya Usai Cerai, Isinya...
• 8 jam laluinsertlive.com
thumb
Presiden Prabowo Resmi Meluncurkan 166 Sekolah Rakyat Serentak di 34 Provinsi
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
BRI Beberkan Modus Phishing dan Skimming, Ini Cara Lindungi Kartu Kredit
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Bakal Diresmikan Prabowo, Ini Profil Mega Proyek Kilang Minyak Rp123 T
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Gempa M 7,1 Guncang Talaud, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.