KEKECEWAAN mendalam menyelimuti skuad Persija Jakarta setelah takluk 0-1 dari rival abadi mereka, Persib Bandung, di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Minggu (11/1).
Secara statistik, Persija sejatinya tampil dominan dengan menguasai 57 persen penguasaan bola. Keberanian tersebut tetap terjaga kendati Rizky Ridho dan kolega harus bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-54 menyusul kartu merah Bruno Tubarao.
Sejumlah peluang emas pun sempat tercipta, mulai dari sepakan Allano Lima yang membentur tiang hingga ancaman dari Maxwell dan Van Basty Souza yang masih mampu dipatahkan pertahanan tuan rumah.
Namun, efektivitas menjadi pembeda. Gol cepat Beckham Putra pada menit kelima akibat kesalahan individu di lini belakang menjadi satu-satunya gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, memberikan kritik terhadap kualitas permainan kedua tim dalam laga tersebut. Ia menilai pertandingan tidak berjalan menarik secara teknis maupun taktis.
"Siapa pun yang menyukai sepak bola dan datang ke sini untuk menonton pertandingan hari ini hampir tidak melihat sepak bola sama sekali. Kedua tim hampir tidak mampu menciptakan peluang apa pun,” ujar Mauricio dikutip dari laman resmi klub.
Ia menambahkan bahwa Persib hanya bermain menunggu dan mengandalkan serangan balik. “Kami kalah karena dua kesalahan individu. Bagi saya, itulah analisis pertandingan,” tegasnya.
Sementara itu, kapten Persija, Rizky Ridho, memilih untuk berjiwa besar dengan memberikan ucapan selamat kepada sang lawan sembari menatap pertemuan kedua di Jakarta nanti.
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada Persib yang meraih tiga poin. Terima kasih atas sambutannya dan kami tunggu di Jakarta," tutur Ridho. (E-4)
