Dari Desain ke Fungsi, Ternyata Cara Orang Memilih Kompor Berubah!

herstory.co.id
4 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Beauty, cara konsumen rumah tangga memilih peralatan dapur kini mengalami perubahan signifikan. Jika sebelumnya desain dan jumlah tungku menjadi pertimbangan utama, saat ini teknologi, kenyamanan, dan efisiensi jangka panjang semakin diperhitungkan. 

Pergeseran perilaku ini terlihat dari meningkatnya perhatian konsumen terhadap fitur kompor tanam yang mampu mendukung hasil masakan lebih konsisten dalam aktivitas memasak sehari-hari.

Perubahan ini muncul seiring kebutuhan rumah tangga akan proses memasak yang lebih presisi dan minim risiko. Banyak konsumen mulai menyadari bahwa kegagalan masakan, mulai dari cepat gosong hingga rasa yang tidak stabil kerap disebabkan oleh keterbatasan kontrol api, bukan semata kesalahan resep. Kondisi tersebut mendorong konsumen untuk lebih aktif memahami fungsi teknis peralatan dapur sebelum membeli.

Vice President Marketing MODENA, Teddy Wijaya, menjelaskan bahwa kebutuhan tersebut tercermin dalam arah pengembangan produk. 

“MODENA terus berinovasi untuk menghadirkan rekomendasi kompor terbaik yang benar-benar menjawab kebutuhan memasak sehari-hari masyarakat Indonesia. Melalui lini produk Built-in Gas Hob kami, MODENA menjadi yang pertama menghadirkan fitur 6 Step Flame Control dan Low Battery Indicator pada kompor tanam di Indonesia. Dua fitur ini memberikan pengalaman memasak yang lebih presisi, terkontrol, dan minim gangguan, sehingga pengguna bisa memasak dengan lebih nyaman dan percaya diri,” ujarnya.

Kontrol api yang terbatas selama ini menjadi salah satu keluhan utama pengguna kompor tanam. Dalam praktiknya, kesulitan menyesuaikan besar kecil api berdampak langsung pada kualitas masakan. 

Fitur pengaturan api bertahap memungkinkan pengguna menyesuaikan panas sesuai kebutuhan, mulai dari api kecil untuk simmering hingga api besar untuk memasak cepat.

Selain hasil masakan, kenyamanan penggunaan juga menjadi perhatian. Masalah kompor yang tidak menyala akibat baterai habis tanpa peringatan kerap mengganggu aktivitas memasak. 

Indikator baterai menjadi salah satu fitur yang dinilai relevan bagi konsumen yang menginginkan proses memasak lebih lancar, terutama dalam rutinitas rumah tangga.

Di sisi lain, konsumen juga mempertimbangkan durabilitas dan fleksibilitas produk. Variasi ukuran, jumlah tungku, sistem pengapian instan, hingga fitur keamanan gas menjadi bagian dari pertimbangan rasional sebelum membeli.

Material yang dirancang untuk penggunaan jangka panjang turut memperkuat pandangan bahwa peralatan dapur kini diperlakukan sebagai investasi rumah tangga, bukan sekadar pelengkap dapur.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp2.631.000 per Gram Hari Ini
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Shadow of the Light Karya Anak Bangsa yang Mendapatkan Berbagai Penghargaan di Dunia
• 16 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Efisiensi Lagi, Prabowo Minta Purbaya Sisir APBN 2026 untuk Program Prioritas
• 20 jam lalubisnis.com
thumb
Senin siang, 22 RT dan 33 ruas jalan di Jakarta terendam banjir
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Inspiratif, Pelajar SMA di Jombang Raup Omzet Jutaan Rupiah dari Pisang Goreng Kekinian
• 19 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.