Banjir Jakarta Meluas, 22 RT dan 33 Ruas Jalan Tergenang Jelang Siang Ini

suara.com
10 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Hujan deras pada Senin (12/1/2026) menyebabkan genangan meluas di puluhan RT dan 33 ruas jalan di DKI Jakarta.
  • Jakarta Selatan paling parah terdampak, dengan genangan tertinggi di Cilandak Timur mencapai 95 sentimeter akibat luapan Kali Krukut.
  • BPBD DKI mengerahkan personel dan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menargetkan penyurutan genangan secepat mungkin.

Suara.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak pagi menyebabkan munculnya genangan di berbagai titik pada Senin (12/1/2026) jelang siang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan bahwa dampak presipitasi tinggi tersebut meluas hingga ke puluhan lingkungan warga dan akses jalan raya.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, membeberkan data terbaru situasi banjir hingga saat ini.

"BPBD mencatat terdapat 22 RT dan 33 ruas jalan tergenang," ujar Yohan dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Wilayah Jakarta Selatan menjadi kawasan yang paling parah terdampak dengan 19 RT tergenang, dengan ketinggian air yang cukup signifikan di beberapa kelurahan.

Genangan tertinggi tercatat berada di Kelurahan Cilandak Timur yang mencapai 95 sentimeter.

Selain itu, banjir setinggi 80 sentimeter juga merendam dua RT di Kelurahan Pondok Labu.

Meluapnya Kali Krukut yang berbarengan dengan curah hujan tinggi ditengarai menjadi penyebab utama meningkatnya debit air di kawasan tersebut.

Tak hanya permukiman, mobilitas warga ibu kota juga terhambat akibat puluhan ruas jalan yang tertutup air.

Baca Juga: Air Banjir Terus Naik! Polda Metro Jaya Evakuasi Warga di Asrama Pondok Karya

Sebanyak 33 ruas jalan di Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan tergenang dengan ketinggian air bervariasi antara 10 hingga 55 sentimeter.

Beberapa jalan protokol, seperti Jalan Yos Sudarso di Sunter Jaya dan Jalan Boulevard Barat Raya di Kelapa Gading Barat, tak luput dari genangan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kini tengah berupaya menanggulangi situasi agar aktivitas warga dapat kembali normal.

"BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, serta Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat, serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas," jelas Yohan.

Target utama dari penanganan ini adalah menyurutkan genangan dalam tempo sesingkat-singkatnya.

Masyarakat diminta untuk terus memantau informasi terkini dan meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruang.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sedang Berlangsung! Live di ANTV Super Big Match Serie A Inter Milan vs Napoli, Adu Tajam Lautaro Martinez dan Hojlund
• 20 jam laluviva.co.id
thumb
Prabowo Sebut Ada Orang Sebarkan Uang untuk Mengejeknya
• 8 jam laluidntimes.com
thumb
Tim Ekstrakurikuler Jurnalistik SMA Jabon Sidoarjo Tambah Wawasan Tentang Media Massa di Suara Surabaya
• 7 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Jerman: Bayern Munchen dan Harry Kane tak Terkejar
• 12 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Perpanjang Program SPHP Beras 2025 hingga 31 Januari 2026
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.