Grid.ID - Penyanyi Nadin Amizah membagikan curhatan menyentuh tentang keinginannya untuk terus bernyanyi sepanjang hidup. Curhatan ini muncul setelah ia mengungkap kondisi kesehatannya yang sedang terganggu.
Sebelumnya, Nadin diketahui mengalami gangguan pita suara. Ia bahkan didiagnosis mengidap penyakit spasmodic dysphonia yang membuatnya kesulitan bernyanyi.
Kondisi tersebut membuat Nadin banyak merenung tentang hidupnya. Ia tidak lagi melihat dirinya hanya sebagai seorang penyanyi semata.
Melalui akun Instagram pribadinya, @cakecaine, Nadin membagikan perasaan terdalamnya. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap ingin terus bernyanyi.
“Sakit ini membuatku kembali ingat bahwa aku cinta bernyanyi, tapi aku tidak hanya cinta bernyanyi,” ungkap Nadin. Kalimat tersebut menggambarkan perasaan jujurnya terhadap kehidupan.
Wanita berusia 25 tahun ini kemudian bercerita tentang hal-hal lain yang ia cintai. Ia menuliskan kebahagiaan kecil yang ia temukan di luar dunia musik.
“Aku cinta memakai pakaian tua dan pernak-pernik indah pengiringnya, aku cinta jalan-jalan ke negara baru maupun negara yang sudah ku hapal detil satu kotanya. Aku suka memasak, banyak resep baru yang masih harus aku pelajari dan ulang-ulang hingga hapal,” katanya.
Selain itu, Nadin mengaku mencintai bangunan-bangunan tua. Ia menikmati melihatnya dari kejauhan dan merasakan nilai sejarah yang ada di dalamnya. “Aku cinta bangunan-bangunan tua dan melihatnya dari kejauhan, dan saat ini aku sedang menjalani mimpiku untuk membangun rumah, setiap sudut dan lekukannya sesuai apa yang aku minta,” ungkapnya.
Nadin juga membagikan impian tentang masa depannya sebagai seorang ibu. “Walau masih nanti, aku ingin merasakan kehamilan, melahirkan, menjadi ibu, dan tumbuh bersama suami dan anakku,” katanya.
Dalam unggahannya, penyanyi lagu Berataut ini menyadari nilai dirinya sebagai manusia seutuhnya. “Aku ingat bahwa nilai ku bukan hanya sebagai Nadin Amizah, tapi juga sebagai nadin amizah yang masih tetap jadi seutuhnya manusia,” ungkapnya.
Namun, kecintaannya pada bernyanyi tetap menjadi hal terpenting dalam hidupnya. “Tapi Tuhan, yang akan aku terus ingat, adalah betapa cintanya aku pada nyanyi,” katanya.
“Mengeluarkan suara dari tubuhku yang siap sedia menebak ke arah mana jiwaku membawanya,” ujarnya. Hal ini menjelaskan bahwa bernyanyi menjadi sarana mengekspresikan jiwanya.
“Menjadi satu dengan lantunan musik dan ruang-ruang aku membawakannya, menjadi lagu. Merasakan bahagia dan hati penuh saat aku selesai bernyanyi dan bercerita,” tulisnya penuh haru. Hal tersebut menjadi alasan kuat mengapa ia ingin terus bernyanyi.
Di akhir tulisannya, Nadin memanjatkan doa yang menyentuh. “Kecintaanku terhadap bernyanyi, ya Tuhan, dan kemampuanku untuk melakukannya, mohon pinjamkan sampai aku mati, di kasur kematianku, menyanyikan satu lagu lagi,” tutupnya.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri dukungan dari para penggemar. Banyak yang memberikan doa dan semangat untuk kesembuhan Nadin.
Akun Instagram @tyf*** menuliskan, “tetap buat nadin bernyanyi selamanya ya tuhan, banyak manusia bertahan lebih lama karena karya karyanya.” Komentar tersebut menunjukkan besarnya pengaruh karya Nadin bagi pendengarnya.
Sementara itu, akun @fat*** juga memberikan dukungan emosional. “Pelukkk erat, semoga bertemu kembali dengan nyamannya bernyanyi, dan apa-apa yang terasa berat sekarang akan terlewati,” tulisnya.
Saat ini, Nadin diketahui sedang menjalani speech therapy. Ia tetap berusaha tampil dan berkarya di tengah proses penyembuhan. Nadin berharap bisa kembali bernyanyi dengan nyaman seperti sebelumnya. (*)
Artikel Asli


