Genangan banjir melanda Jalan NIS, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin pagi (12/1). Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan ketinggian air mencapai 95 cm.
Ditemui di lokasi, Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, mengungkapkan ketinggian air per pukul 11.00 WIB telah turun menjadi 65 cm.
“Di jam 11, sudah turun ke 65 (cm),” ujar dia.
Menurut Yohan, BPBD bersama instansi terkait berfokus pada mobilisasi dan akses warga setempat. Petugas juga telah bersiaga untuk membantu kebutuhan warga.
“Kami fokus kepada mobilisasi warga yang membutuhkan, seperti yang mau keluar ke kantor ya. Atau tadi saya lihat ada yang anaknya pulang sekolah, diantar lagi ke dalam,” tegasnya.
“Perlengkapan seperti pelampung, dayung, perahu karet sudah kita siagakan. Ada Dinas Sumber Daya Air, Gulkarmat, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas. Sehingga ketika terjadi situasi seperti ini, tinggal bergeraknya saja,” tambahnya.
Sejauh ini, lanjut Yohan, belum ada warga yang mengungsi akibat banjir. Pihaknya juga belum merinci jumlah rumah yang terdampak.
“Belum ada yang mengisi posko pengungsian, meskipun petugasnya rata-rata sudah ada di TKP,” ucapnya.
Pantauan kumparan di lokasi pada pukul 11.30 WIB, hujan ringan masih turun. Para pengurus RT tampak berjaga di Posko Kesiapsiagaan Bencana RT/RW 003/03 yang berlokasi di Taman Kenanga Indah, Cilandak Timur.
Selain jajaran petugas yang dipaparkan Yohan, terlihat pula petugas Dinas Sosial menyalurkan bantuan ke posko pada pukul 12.14 WIB. Bantuan tersebut berupa pakaian, pakaian dalam, sembako, keset, alat kebersihan, dan kebutuhan lainnya.



