TABLOIDBINTANG.COM - Nama Beyoncé masuk dalam jajaran musisi terkaya di dunia. Namun menurut sang ayah, Mathew Knowles, kekayaan bukanlah hal yang pernah menjadi pendorong utama kesuksesan putrinya.
Setelah Beyoncé dilaporkan menutup tahun 2025 dengan masuk dalam daftar triliuner versi Forbes, Knowles memberikan pandangannya secara terbuka mengenai apa yang sebenarnya memotivasi pelantun lagu "Halo" tersebut. Ia menegaskan bahwa uang tidak pernah menjadi tujuan di balik perjalanan karier Beyoncé.
“Saya tidak pernah mendengar Beyoncé berbicara tentang uang. Yang selalu ia pikirkan adalah, ‘Bagaimana caranya membuat para penggemar bahagia? Bagaimana caranya menjadi yang terbaik dalam apa yang saya lakukan?’” ujar Knowles kepada Page Six.
Knowles menekankan bahwa kesuksesan finansial yang diraih Beyoncé merupakan hasil dari etos kerja dan dedikasinya, bukan target yang sengaja ia kejar. “Kekayaan itu datang bersama kesuksesan, tetapi itu tidak pernah menjadi tujuannya. Dan saya sangat menyukai hal itu darinya,” tambahnya.
Status miliarder yang disematkan kepada Beyoncé menempatkannya dalam kelompok eksklusif musisi dunia, sejajar dengan nama-nama besar seperti Bruce Springsteen, Rihanna, Taylor Swift, serta suaminya sendiri, Jay-Z.
Lonjakan kekayaan Beyoncé dalam beberapa waktu terakhir didorong oleh rangkaian pertunjukan berskala besar, termasuk The Renaissance World Tour dan konser Cowboy Carter, serta ekspansi portofolio bisnisnya. Kerajaan bisnis tersebut mencakup berbagai lini usaha, seperti SirDavis whisky dan produk perawatan rambut Cécred, yang semakin memperkuat daya penghasilannya.
Meski demikian, Knowles menegaskan bahwa prioritas hidup putrinya tidak berubah. Ia mengaku telah mengucapkan selamat atas pencapaian tersebut, namun menekankan bahwa kekayaan bukanlah identitas Beyoncé.
“Itu bukan Beyoncé. Itu bukan siapa dia sebenarnya,” ujarnya.
Menurut Knowles, fokus Beyoncé sejak awal selalu tertuju pada keunggulan, kedekatan dengan penggemar, serta komitmen untuk memberi kembali kepada masyarakat. “Ia termotivasi untuk menjadi yang terbaik, membuat para penggemarnya bahagia, dan juga memberi kembali kepada komunitas,” tutupnya.
Di balik sorotan besar atas kekayaannya, pesan yang ingin disampaikan Knowles jelas: bagi Beyoncé, kesuksesan selalu tentang dampak, bukan semata-mata pendapatan.




