PRESIDEN Prabowo Subianto bakal meresmikan modernisasi kilang minyak milik Pertamina di Balikpapan, Kalimantan Timur. Hal itu ia sampaikan saat berpidato dalam peresmian 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru, Senin (12/1).
"Saya harus ada acara lagi di Balikpapan, meresmikan suatu kilang, suatu modernisasi kilang minyak di Balikpapan," ujarnya.
Prabowo menuturkan, dengan modernisasi itu, produksi minyak nasional untuk kebutuhan BBM akan meningkat. Dus, impor minyak untuk BBM dapat ditekan dan menghemat devisa negara.
"Dengan modernisasi kilang minyak ini, kita akan menghemat devisa yang banyak. Kita tidak perlu lagi import-import terlalu banyak BBM," jelasnya.
PT Pertamina (Persero) menyebut proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan merupakan proyek modernisasi kilang minyak terbesar di Indonesia.
Proyek strategis nasional yang dibangun sejak 2019 ini disebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan infrastruktur energi nasional yang terintegrasi. Proyek tersebut mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga penunjang keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh.
Proyek dengan total investasi setara Rp123 triliun ini untuk memodernisasi kilang eksisting. Dengan itu RDMP Balikpapan akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong hilirisasi industri petrokimia, serta memperkuat ketahanan energi nasional. (E-4)





