Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pembalikan tajam menjelang penutupan perdagangan Senin (12/1/2026). Padahal, pada sesi awal perdagangan, indeks sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH).
Mengacu data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG dibuka menguat di level 8.991,76 dan bahkan sempat menyentuh level tertinggi harian di 9.000,96, sekaligus menorehkan rekor tertinggi baru.
Kinerja positif juga tercermin pada penutupan sesi pertama, indeks menguat 0,13% atau naik 11,21 poin ke posisi 8.947,96. Saat itu, sebanyak 359 saham bergerak naik, 311 saham turun, dan 141 saham stagnan.
Baca Juga: IHSG Siang Ini Naik ke Level 8.947, ADMR, MDKA dan ANTM Top Gainers LQ45
Namun, momentum penguatan tersebut tak mampu bertahan hingga akhir sesi. Menjelang penutupan perdagangan, tekanan kian mendominasi sehingga IHSG berbalik melemah cukup dalam. Berdasarkan pantauan pada pukul 15.35 WIB, indeks berada di level 8.850,51 atau turun 86,24 poin setara 0,97 persen.
Tingginya volatilitas turut mendorong lonjakan aktivitas transaksi di pasar saham. Volume perdagangan tercatat mencapai 56,388 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp36,76 triliun. Frekuensi transaksi pun menembus 4.780.056 kali.
Dari sisi pergerakan saham, tekanan terlihat lebih dominan dengan 465 saham melemah, sementara hanya 249 saham yang menguat dan 97 saham mendatar.





