Pemerintah China menegaskan bahwa mereka menentang "campur tangan" asing di negara lain. Hal ini disampaikan setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melakukan intervensi militer, jika Iran terus membunuh para demonstran.
"Kami selalu menentang campur tangan dalam urusan internal negara lain," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning dalam konferensi pers rutin ketika ditanya tentang ancaman Trump tersebut.
"Kami menyerukan kepada semua pihak untuk melakukan lebih banyak hal yang kondusif bagi perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," imbuhnya, dilansir kantor berita AFP, Selasa (12/1/2026).
Selama dua minggu, Iran telah diguncang aksi protes yang semakin membesar, meskipun ada penindakan, yang menurut kelompok-kelompok hak asasi manusia telah menjadi "pembantaian." Trump berulang kali mengancam akan melakukan intervensi militer, jika Teheran membunuh para demonstran.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menuduh AS dan Israel, selaku musuh-musuh Iran, berupaya menebar kekacauan dan ketidakstabilan di negaranya, setelah gagal membuat Iran bertekuk lutut dalam perang pada Juni tahun lalu.
"Musuh-musuh Iran berupaya menebar kekacauan dan ketidakstabilan," kata Pezeskhian dalam pernyataannya kepada televisi pemerintah Iran, seperti dilansir Anadolu Agency, Senin (12/1/2026).
Ini menjadi pernyataan pertama yang disampaikan Pezeshkian sejak unjuk rasa yang dimulai bulan lalu, untuk memprotes kondisi ekonomi yang memburuk, berubah menjadi aksi protes yang diwarnai tindak kekerasan sejak pekan lalu.
Pezeshkian mengecam serangan baru-baru ini terhadap tempat-tempat umum, termasuk masjid, di Teheran dan kota-kota Iran lainnya. Dia menyalahkan AS dan Israel atas rentetan tindak kekerasan selama unjuk rasa berlangsung di Iran.
Dalam pernyataannya, Pezeshkian menuduh AS dan Israel "melatih kelompok-kelompok tertentu" di dalam negeri dan di luar negeri, serta membawa "para teroris dari luar negeri" untuk membakar masjid, pasar, dan tempat-tempat umum.
"Orang-orang ini terlatih," ujarnya dalam wawancara pada Minggu (11/1) waktu setempat, seperti dikutip Press TV.
(ita/ita)


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5429073/original/001791400_1764572941-John_Herdman.jpg)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5470753/original/008359100_1768220518-9522fc85-069e-4d3a-952e-400f3de14bba.jpg)
