Grid.ID - Barcelona kembali mencuri perhatian dunia sepak bola setelah keluar sebagai juara Piala Super Spanyol usai menekuk rival abadinya, Real Madrid, dengan skor dramatis 3-2. Di balik kemenangan itu, satu nama memunculkan sorotan tajam: Raphinha.
Dalam laga final El Clásico yang berlangsung intens dari menit pertama, Raphinha tampil sebagai aktor utama bagi Barcelona. Ia bukan hanya mencetak gol pembuka, tetapi juga menjadi penentu kemenangan lewat gol keduanya di babak kedua.
Gol pertama Raphinha hadir saat Barcelona membuka keunggulan di babak awal. Aksinya memanfaatkan ruang tembak di dalam kotak penalti membuat para pendukung Barcelona bersorak kegirangan.
Real Madrid sempat menunjukkan karakter juara dengan menyamakan skor dan kembali membuat laga terlihat imbang. Akan tetapi, kematangan bermain Barca tidak bisa dikalahkan begitu saja.
Di babak kedua, Raphinha sekali lagi menunjukkan ketajamannya. Gol keduanya di menit krusial berhasil memecah kebuntuan dan menjadi pembeda hingga laga usai.
Penampilan impresif Raphinha ini membuatnya dinobatkan sebagai Man of the Match, gelar yang pantas mengingat kontribusinya yang luar biasa pada laga tersebut.
Lebih dari sekadar gol, Raphinha tampil penuh karakter. Aksinya menembus lini belakang Madrid dan keputusan untuk melepaskan tembakan di momen genting menunjukkan mental seorang pemenang.
Pelatih Barcelona pun tidak menyembunyikan kekagumannya. Ia memuji Raphinha karena mental dan sikap profesional yang membuatnya tetap fokus meski tekanan sangat tinggi.
Raphinha sendiri sudah menunjukan peningkatan performa sejak awal musim. Namun di final ini, ia seolah menemukan versi terbaik dari dirinya pemain yang tampil tenang, kuat, dan determinatif.
Ketika Barcelona merayakan gelar juara, Raphinha berada di tengah sorotan utama dalam perayaan itu. Selebrasi emosional para pemain juga menunjukkan betapa besar pengaruhnya dalam kemenangan ini.
Sorotan terhadap Raphinha tidak hanya datang dari fans Barcelona. Media olahraga nasional dan internasional langsung memuji aksinya sebagai contoh permainan cerdas dan efektif.
Banyak yang menyebut bahwa performa Raphinha di final ini membuatnya layak disebut pencetak gol legenda dalam sejarah El Clásico versi Piala Super Spanyol.
Dengan dua gol penting di momen krusial, Raphinha secara tak langsung menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya pelengkap di skuat Barcelona, tetapi figur yang bisa menjadi penentu di pertandingan besar.
Bagi banyak penggemar, momen ini bisa jadi titik balik dalam karier Raphinha dari pemain andalan menjadi ikon di laga-laga besar. Kemenangan Barcelona lewat gol-gol Raphinha juga mencerminkan filosofi baru klub: pemain yang punya mental juara dan bukan hanya reputasi besar semata.
Kini, namanya bukan hanya dikenal sebagai winger tajam, tetapi juga sebagai figur selebriti sepak bola yang mampu bawa tim juara di stadion penuh tekanan dan sorotan. Aksi Raphinha di final ini dipastikan akan terus menjadi bahan perbincangan penggemar dan analis sepak bola di seluruh dunia.
Penampilan brilian itu pun menegaskan satu hal: di momen besar, Raphinha adalah jawaban Barcelona. (*)
Artikel Asli



