Penulis: Christhoper Natanael Raja
TVRINews, Balikpapan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan optimisme pemerintah terhadap penguatan pangan nasional dan ekonomi rakyat seiring capaian sejumlah program strategis yang menunjukkan hasil nyata.
Hal tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin, 12 Januari 2026.
Presiden Prabowo menyampaikan ketahanan pangan merupakan fondasi utama kedaulatan negara. Menurutnya, Indonesia telah mencatatkan kemajuan signifikan, baik dari sisi produksi maupun kesejahteraan petani.
Data pemerintah menunjukkan nilai tukar petani meningkat dari 106 menjadi 125, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia. Selain itu, produksi dan cadangan beras nasional juga berada pada level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
“Ini bukan klaim sepihak. Angkanya nyata, datanya jelas, dan dampaknya dirasakan langsung oleh petani,” ujar Presiden Prabowo, Senin, 12 Januari 2026.
Presiden Prabowo mencontohkan kebijakan penyederhanaan regulasi distribusi pupuk sebagai langkah konkret yang berdampak besar bagi ekonomi rakyat.
Pemangkasan 145 aturan dan penyederhanaan birokrasi membuat harga pupuk turun hingga 20 persen, sementara volume distribusi justru meningkat sekitar 700 ribu ton.
Tak hanya sektor pangan, Presiden Prabowo juga menyoroti keberhasilan program Makan Bergizi yang kini menjangkau 58 juta penerima manfaat, termasuk anak-anak, ibu hamil, dan lansia. Presiden Prabowo optimistis jumlah penerima akan meningkat menjadi 82 juta orang pada akhir 2026.
“Banyak yang dulu bilang program ini tidak mungkin. Tapi hari ini kita buktikan, dan dunia mulai melihat Indonesia sebagai studi kasus,” kata Presiden Prabowo.
Selain itu, pemerintah mendorong penguatan ekonomi dari bawah melalui program Koperasi Merah Putih. Presiden Prabowo menargetkan sedikitnya 40 ribu koperasi aktif beroperasi pada akhir 2026 sebagai penggerak ekonomi rakyat di daerah.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa seluruh capaian tersebut menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan global yang semakin ketat.
Dengan fondasi pangan yang kuat, data sosial yang terukur, serta program strategis yang berorientasi pada rakyat, Presiden Prabowo menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia mampu berdiri mandiri dan percaya diri sebagai bangsa besar.
“Kita tidak boleh ragu pada kemampuan sendiri. Kita punya sumber daya, kita punya rakyat yang kuat, dan kita punya masa depan,” tutur Presiden Prabowo.
Editor: Redaksi TVRINews




