Pantau - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa panen raya padi nasional diperkirakan akan berlangsung lebih awal pada Februari 2026, dengan proyeksi produksi yang meningkat sekitar 5-10 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Percepatan Panen dan Stok Beras yang DiperkuatZulhas menjelaskan bahwa percepatan panen ini menjadi dasar bagi pemerintah untuk memperkuat kesiapan stok beras nasional guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di dalam negeri.
"Kalau dulu panen raya Maret, sekarang Februari sudah mulai, berlanjut Februari, Maret, April, dan produksinya diperkirakan lebih tinggi," ujar Zulhas.
Sebagai respons terhadap proyeksi peningkatan produksi, pemerintah menyiapkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 4 juta ton yang direncanakan untuk dipertahankan secara berkelanjutan hingga 2029.
Penambahan Infrastruktur PenyimpananZulhas juga menyebutkan bahwa peningkatan stok beras nasional ini membutuhkan dukungan infrastruktur penyimpanan yang memadai. Mengingat kapasitas gudang Bulog saat ini masih terbatas, pemerintah berencana menambah sekitar 100 gudang Bulog baru untuk menampung stok beras, terutama menjelang dan selama periode panen raya.
Pembangunan gudang ini akan melibatkan dukungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) agar proses konstruksi lebih cepat dan tepat waktu.
Koperasi Desa Sebagai Jaringan Penyimpanan LokalSelain mengandalkan gudang Bulog, pemerintah juga mendorong pemanfaatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari jaringan penyimpanan dan distribusi pangan di tingkat lokal. Koperasi desa diharapkan dapat menjadi simpul distribusi dan mendukung penyerapan hasil panen petani.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyebutkan bahwa pembangunan fisik 26.000 koperasi tersebut diperkirakan akan selesai pada April 2026, dengan pengadaan tanah sedang dipercepat.
Harapan Ketahanan Pangan NasionalDengan percepatan panen raya, penguatan stok beras, dan penambahan infrastruktur penyimpanan, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga beras, serta mendukung ketahanan pangan nasional. Pemerintah berkomitmen untuk memastikan pasokan pangan yang stabil dan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia.



