PDIP Tegaskan Pilkada Langsung Tidak Boleh Dihapus, Dorong E-Voting dan Pemilu Bersih

suarasurabaya.net
3 jam lalu
Cover Berita

PDI Perjuangan (PDIP) menegaskan komitmennya untuk mempertahankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara langsung sebagai wujud kedaulatan rakyat. Sikap tersebut dituangkan dalam rekomendasi eksternal Rakernas I PDIP yang diumumkan pada penutupan kegiatan di Beach City International Stadium (BCIS), Jakarta, Senin (12/1/2026).

Rekomendasi tersebut dibacakan Jamaluddin Idham Ketua DPD PDIP Provinsi Aceh. Dia menegaskanz hak rakyat untuk memilih pemimpin daerah secara langsung merupakan fondasi utama demokrasi yang tidak boleh digeser.

“Rakernas menegaskan Pilkada langsung harus tetap dipertahankan karena menjadi sarana rakyat menentukan pemimpinnya secara sah dan berdaulat, sekaligus menjamin kepastian masa jabatan kepala daerah selama lima tahun,” kata Jamaluddin saat membacakan rekomendasi.

Untuk menjawab persoalan tingginya biaya politik, PDIP mendorong pembaruan sistem pemungutan suara serta pengetatan pengawasan terhadap praktik-praktik yang mencederai demokrasi. Salah satu langkah yang direkomendasikan adalah pemanfaatan teknologi pemilu.

“Partai mendorong Pilkada berbiaya rendah melalui penerapan e-voting, penindakan tegas terhadap politik uang, serta pencegahan mahar politik dalam proses pencalonan,” lanjutnya.

Selain itu, Rakernas I PDIP juga menyorot pentingnya pembatasan biaya kampanye dan peningkatan profesionalitas penyelenggara pemilu agar proses Pilkada berjalan jujur dan adil.

Menurut Jamaluddin, sistem Pilkada yang bersih dan transparan akan menghasilkan kepala daerah yang bekerja untuk kepentingan rakyat, bukan untuk mengembalikan modal politik.

“Demokrasi harus memastikan kedaulatan berada di tangan rakyat, bukan ditentukan oleh kekuatan modal. Penegakan hukum terhadap politik uang menjadi kunci untuk menjaga martabat demokrasi,” tegasnya.

Melalui rekomendasi itu, PDI Perjuangan berharap pelaksanaan Pilkada ke depan semakin efisien, berintegritas, dan tetap berpijak pada prinsip kedaulatan rakyat.(faz/kir/rid)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jalur Rel Tergenang, Penumpang KRL Cikarang Diimbau Naik dari Stasiun Angke
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Peringatan Dini BMKG 12-15 Januari, Waspada Gelombang Tinggi di Wilayah Ini
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Banjir Rendam Sejumlah Ruas Jakarta, Lalu Lintas Padat Sejak Pagi
• 10 jam lalukompas.com
thumb
PBSI Akhirnya Buka Suara soal Perombakan di Sektor Ganda Putri: Sudah Tidak Bisa Lagi Diteruskan...
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Kronologi Pemuda Bunuh Ayah Kandung gegara Tak Dibelikan Motor di Bulukumba
• 2 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.