Presiden Prabowo Resmikan Kilang Minyak Terbesar di Indonesia, Sentil Dirut Pertamina jangan Korupsi

merahputih.com
11 jam lalu
Cover Berita

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan megaproyek kilang terintegrasi atau refinery development master plan (RDMP) Pertamina Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1). Proyek ini merupakan kilang minyak terbesar di Indonesia. Prabowo menyampaikan rasa bangga karena operasi Kilang Balikpapan merupakan prestasi penting bagi negara.

"Saya menyambut bahagia dan bangga atas yang kita hasilkan hari ini. Peresmian ini, saya ucapkan terima kasih kepada semua unsur dan pihak yang bekerja keras sehingga kita bisa berhasil mencapai hal ini. Ini prestasi penting bagi negara dan bangsa," ujar Prabowo di lokasi.

Prabowo meminta Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri membereskan persoalan yang ada di Pertamina. Orang nomor satu di Indonesia itu menegaskan agar Simon jangan sampai melakukan korupsi ataupun mencari kekayaan di atas kepercayaan dan tugas besar yang diberikan.

"Karena itu, waktu saya menjadi presiden saya bertekad bersihkan Pertamina saya angkat Simon Aloysius bersama anak-anak muda. Saya beri tugas, jangan korupsi, jangan kau cari kaya di atas kepercayaan ini," ujar Prabowo.

Baca juga:

Menteri Purbaya Tegaskan tak Ada Silang Pendapat soal Pembangunan Kilang Minyak



Menurutnya, Direktur Utama Pertamina merupakan jabatan sangat strategis. Simon langsung bertanggung jawab di atas perusahaan dengan valuasi USD 100 miliar lebih. Ia lalu menyinggung Pertamina sebagai national champions. "Direktur Utama Pertamina sangat strategis. Godaan akan banyak, tapi saudara mesti teguh," tegas Prabowo.

Presiden mengatakan ingin menghasilkan pemerintahan bersih yang manajemennya amanah dan dapat mengelola sumber kekayaan dengan sebaik-baiknya. "Malu kita dengan bangsa lain dan rakyat kita. Praktik-praktik mark up, penipuan, mark up dan pencurian, mencuri di siang bolong, dan sekarang teknologi sekarang ada sehingga cepat ketahuan kalau mark up. Kalau ada pejabat yang laksanakan praktik lama, saya kira sangat keliru," tegas Prabowo

RDMP ini mampu menghasilkan 360 ribu barel. Dia menyebut RDMP ini juga bisa menghemat devisa sekitar Rp 60 triliun. Megaproyek RDMP Balikpapan mencakup sistem penerimaan minyak mentah, pengolahan, hingga penunjang keandalan rantai pasok energi secara menyeluruh.

Dengan total investasi setara Rp 123 triliun ini untuk memodernisasi kilang eksisting, fasilitas ini akan meningkatkan kapasitas pengolahan minyak, menghasilkan BBM berkualitas tinggi dan ramah lingkungan, mendorong penghiliran industri petrokimia, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Kilang ini juga bisa menambah produksi LPG dan menghasilkan produk petrokimia sebab RDMP Balikpapan dilengkapi fasilitas Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Complex. RFCC Complex dirancang untuk mengoptimalkan pengolahan residu minyak menjadi produk bahan bakar dan petrokimia bernilai tinggi. Kehadiran fasilitas ini menjadikan Kilang Balikpapan mampu memproduksi bahan bakar berkualitas tinggi setara standar Euro 5, yang lebih bersih dan rendah emisi, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Selain itu, Kilang Balikpapan juga dapat memproduksi produk petrokimia propylene dan sulfur.(knu)


Baca juga:

Prabowo Siap Resmikan Kilang Raksasa Pertamina di Balikpapan, Klaim Produksi BBM Dalam Negeri Lebih Efisien


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Langit Teheran Menyala Merah: Malam Paling Berbahaya bagi Rezim Khamenei
• 17 jam laluerabaru.net
thumb
Pembunuh Terapis Spa di Bekasi Sempat Ingin Bunuh Diri
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Denmark Sebut Isu Greenland di Titik Penentuan usai Ancaman Baru Trump
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Plafon SD di Jakarta Utara Roboh saat Hujan Deras, Siswa yang Sedang Santap MBG Panik
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Honda Berikan Layanan Servis Gratis untuk 3.000 Korban Bencana di Sumatera
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.