Penulis: Riadatussholihah
TVRINews, Kota Mataram
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) tetap optimis menjadi tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 tahun 2028 bersama Nusa Tenggara Timur (NTT), meskipun muncul usulan agar beberapa cabang olahraga dipindahkan penyelenggaraannya ke Jakarta.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menilai NTB dan NTT masih memiliki peluang kuat sebagai tuan rumah utama. Sejumlah venue dinilai sudah siap dan dapat dimaksimalkan penggunaannya, termasuk Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah dan berbagai fasilitas olahraga lainnya di kedua provinsi.
Pemerintah daerah NTB dan NTT juga disebut terus berkoordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk memastikan kesiapan infrastruktur, logistik, serta kebutuhan penyelenggaraan lainnya.
Pengurus KONI Pusat Bidang Organisasi, Hukum, dan Litbang, Andy Hadianto, menegaskan bahwa NTB dan NTT tidak terganggu dengan adanya usulan pemindahan beberapa cabang olahraga ke Jakarta.
“NTB dan NTT tetap optimis menjadi tuan rumah bersama PON 2028. Usulan penyelenggaraan beberapa cabang olahraga di Jakarta merupakan bagian dari upaya efisiensi anggaran,” ujar Andy Hadianto, Senin (12/1/2026).
Ia memastikan bahwa opsi tersebut tidak mengurangi peluang NTB dan NTT sebagai tuan rumah utama PON 2028. Menurutnya, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan agar penyelenggaraan PON di dua provinsi tersebut berjalan sukses.
“Kami meminta semua pihak mendukung kesuksesan NTB dan NTT sebagai tuan rumah PON ke-22 tahun 2028, khususnya dalam memperbaiki dan meningkatkan venue olahraga yang ada,” tegasnya.
Dengan koordinasi yang terus diperkuat antara pemerintah daerah, KONI, dan pemerintah pusat, NTB dan NTT optimis dapat menghadirkan PON 2028 yang sukses, efisien, dan memberikan dampak positif bagi pembangunan olahraga serta perekonomian daerah.
Editor: Redaksi TVRINews

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5467311/original/035350200_1767870813-Screenshot_2026-01-08_174617.png)



