Sebuah ledakan kompresor pendingin udara (AC) terjadi pada Senin (12/1) di sebuah universitas swasta di kawasan Bukit Damansara, Kuala Lumpur, Malaysia. Total korban mencapai 10 orang, satu di antaranya dilaporkan tewas.
Kepala Polisi Kuala Lumpur Datuk Fadil Marsus mengatakan korban meninggal merupakan seorang laki-laki berusia 24 tahun, warga setempat yang bekerja di sebuah perusahaan kontraktor AC. Korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Kuala Lumpur (HKL).
“Perkembangan terbaru menemukan satu korban tambahan yang teridentifikasi, sehingga total korban menjadi 10 orang dari laporan sebelumnya yang menyebutkan sembilan orang,” kata Fadil dalam keterangan resmi yang dilansir media nasional Malaysia, Bernama.
Fadil menyebut ledakan terjadi sekitar pukul 11.40 waktu setempat di lantai empat kampus tersebut. Lokasi kejadian dilaporkan sedang dalam perbaikan. Adanya insiden tersebut menyebabkan dinding ambrol.
Menurut catatan Bernama, para korban mengalami cedera serius akibat luka bakar dan serpihan ledakan. Seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis, sementara penyelidikan terkait penyebab ledakan masih dilakukan oleh pihak kepolisian.
Hingga kini, polisi belum memberikan keterangan lebih lanjut mengenai kronologi lengkap kejadian maupun kemungkinan adanya unsur kelalaian dalam insiden tersebut.



