Senin Malam, Permukiman di Rawa Buaya Masih Terendam Banjir Setinggi 60 Cm

kompas.com
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Permukiman di Jalan Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga Senin (12/1/2026) malam masih terendam banjir.

Pantauan Kompas.com di lokasi, ketinggian air mencapai sekitar 60 sentimeter (cm), dengan titik terdalam berada di tikungan menuju Jalan Bojong Indah Raya.

Yasin (48), warga setempat, mengatakan bahwa banjir mulai terjadi sejak pukul 04.00 WIB.

Baca juga: Pelapor Buka Peluang Damai dengan 2 Tersangka Klaster 1 Kasus Ijazah Jokowi

"Udah dari jam empat subuh, kan hujan deres, naik terus tuh air," kata Yasin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Senin.

Menurut Yasin, kawasan rumahnya memang rawan banjir karena kontur jalan yang berbentuk cekungan di bagian tengah. Saat hujan deras dan air Kali Mookervart meluap, banjir pun tak terhindarkan.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=banjir di Jakarta, banjir di rawa buaya, banjir di jakarta hari ini&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8yMDQ4MjYwMS9zZW5pbi1tYWxhbS1wZXJtdWtpbWFuLWRpLXJhd2EtYnVheWEtbWFzaWgtdGVyZW5kYW0tYmFuamlyLXNldGluZ2dpLTYwLWNt&q=Senin Malam, Permukiman di Rawa Buaya Masih Terendam Banjir Setinggi 60 Cm§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Karena di sini bentuknya cekung, di deket jalan raya enggak banjir karena lebih tinggi. Nah rumah saya pas paling rendah," ujar dia.

Ia menyebut banjir sempat surut sekitar pukul 14.00 WIB, membuat warga berharap jalanan cepat kering.

Namun, banjir kembali naik sekitar pukul 16.30 WIB, diduga akibat kiriman air dari Kali Mookervart.

"Kayaknya kan karena hujannya rata, semua hujan, jadi dari Tangerang, Bogor, ngalir ke sini, kalinya naik jadi banjir," ucap Yasin.

Ia menambahkan, ketinggian air saat ini mulai surut berkat tiga pompa pengendali banjir yang dikerahkan pemerintah.

Baca juga: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di TPU Bekasi Penuh Luka Lebam

"Tadi pas tinggi banget sepaha, kalau masuk ke dalam gang, ada yang sampai sepinggang. Biasa emang selalu begitu," ucapnya.

Kondisi serupa dirasakan Iman (40), karyawan sebuah toko elektronik yang menjual mesin cuci, kulkas, dan berbagai peralatan lainnya. Air setinggi 15 cm masuk ke toko tempatnya bekerja sejak subuh

"Tadi pas pagi paling parah, sampai sebetis, 40 cm kira-kira," ucap Iman.

Beruntung, toko tempat Iman bekerja sudah mengantisipasi banjir dengan menempatkan semua barang display di rak setinggi 60–80 cm.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

"Udah paham kita mah, di sini kan emang langganan. Jadi dari awal emang semua barang enggak ada yang di bawah, di atas semua," kata Iman.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ketua KONI Ponorogo Ungkap Sugiri Sancoko Punya Utang Rp 26 M untuk Pilkada
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Sebut Ada Orang Sebarkan Uang untuk Mengejeknya
• 19 jam laluidntimes.com
thumb
Prabowo Tekankan Efisiensi APBN 2026 Belanja Negara Kembali Dievaluasi
• 8 jam lalueranasional.com
thumb
Update! Hingga Siang Hari 12 Januari 2026, Tercatat 33 Ruas Jalan dan 22 RT di Jakarta Terendam Banjir
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Marc Marquez waspadai kebangkitan Aprilia, KTM, Yamaha dan Honda
• 16 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.