PASURUAN, iNews.id - Keributan mewarnai penertiban becak motor (betor) di kawasan wisata religius Alun-Alun Kota Pasuruan, Jawa Timur, Senin (12/1/2026) siang. Pengemudi betor terlibat adu mulut dengan petugas Satpol PP dan nyaris bentrok saat dilakukan penertiban.
Insiden terekam dalam video petugas ketika Satpol PP bersama Dinas Perhubungan melakukan penjagaan rutin di jalur satu arah lalu lintas. Sejumlah bentor yang melintas melawan arus dihalau, namun salah satu pengemudi menolak ditertibkan hingga nyaris menabrak petugas.
Situasi semakin tegang ketika pengemudi tersebut turun dari kendaraan, marah dan bersikap agresif. Dia bahkan sempat mengancam petugas dengan membawa benda lentur menyerupai pecut atau cambuk, serta menantang berkelahi.
"Ada betor yang ketika dilakukan imbauan untuk tidak memasuki alun-alun ini bersikeras untuk memasuki alun-alun ketika dilakukan penyegatan oleh teman-teman justru betornya semakin kencang. Memang tampak sengaja mau ditabrakkan ke petugas," ujar Sekretaris Satpol PP Kota Pasuruan, Iman Hidayat.
Menurutnya, emosi pengemudi berhasil diredam sehingga bentrokan fisik dapat dihindari. Iman Dia menegaskan, akan terus melakukan penertiban demi ketertiban dan keselamatan masyarakat.
Diketahui, bentor memang dilarang beroperasi di wilayah Kota Pasuruan, khususnya kawasan Alun-Alun, sesuai instruksi Wali Kota. Pengemudi yang sama tercatat sudah tiga kali melakukan perlawanan, bahkan pernah melakukan pemukulan terhadap petugas.
Dia mengimbau warga untuk tidak menggunakan bentor sebagai alat transportasi karena tidak sesuai aturan dan dinilai membahayakan. Sebagai alternatif, masyarakat diminta memanfaatkan becak wisata resmi yang lebih aman.
Original Article



