Trump: Greenland Seperti Venezuela, Jika AS Tidak Bertindak Akan Jatuh ke Tangan Tiongkok dan Rusia

erabaru.net
8 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan di Gedung Putih bahwa Greenland, seperti Venezuela, merupakan isu keamanan nasional yang sangat penting bagi Amerika Serikat. Jika AS tidak bertindak, Greenland berisiko jatuh ke dalam pendudukan Tiongkok dan Rusia. Trump mengatakan ia berharap dapat mencapai kesepakatan untuk memperoleh Greenland, namun jika tidak, maka opsi yang lebih keras akan digunakan.

Menanggapi pernyataan tersebut, para pemimpin lima partai di Parlemen Greenland dalam pernyataan bersama pada Jumat (9 Januari) menegaskan kembali bahwa masa depan Pulau Greenland harus ditentukan oleh rakyat Greenland sendiri.

 “Jika Anda melihat ke arah Greenland sekarang, di sana ada kapal perusak Rusia, ada kapal perusak Partai Komunis Tiongkok, ada kapal selam Rusia—mereka ada di mana-mana. Kami tidak akan membiarkan Tiongkok dan Rusia menduduki Greenland. Jika tidak, mereka pasti akan berhasil,” kata Trump. 

Pada Jumat, Trump mengumpulkan para eksekutif perusahaan minyak di Gedung Putih dan mengumumkan rencana rekonstruksi minyak Venezuela senilai 100 miliar dolar AS. Dalam pertemuan tersebut, Trump mengatakan bahwa Greenland seperti Venezuela—jika tidak segera ditangani, wilayah itu akan jatuh ke dalam kendali Tiongkok dan Rusia, dan hal ini merupakan masalah besar bagi keamanan nasional AS.

Trump:  “Ini juga merupakan masalah keamanan nasional yang sangat besar, sama seperti Greenland. Kita tidak boleh membiarkan Tiongkok dan Rusia menguasai Greenland, dan kita tidak boleh membiarkan Tiongkok dan Rusia menguasai Venezuela. Jika kita tidak bertindak, Tiongkok dan Rusia sudah mengendalikan Venezuela.”

Trump menambahkan bahwa ia akan mengupayakan perolehan Greenland melalui kesepakatan terlebih dahulu, namun jika itu tidak berhasil, maka ia akan beralih ke cara yang lebih tegas.

Trump:  “Saya ingin mencapai kesepakatan—itu cara yang paling mudah. Jika kita tidak bisa menggunakan cara yang mudah, maka kita akan menggunakan cara yang keras.”

Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menilai bahwa pernyataan tersebut tidak berarti Amerika Serikat akan secara langsung mengambil alih Greenland dengan kekuatan militer.

 “Saya tetap tidak percaya bahwa Amerika Serikat akan melancarkan aksi militer untuk menguasai Pulau Greenland. Saya dengan tegas menyatakan tidak akan mendukung pendekatan semacam itu, dan saya telah menuliskannya secara jelas. Saya pikir hal itu tidak menguntungkan siapa pun. Terus terang, saya bahkan menilai itu juga tidak menguntungkan bagi Amerika Serikat,” katanya. 

Meloni mengatakan bahwa ia dapat memahami kekhawatiran Amerika Serikat. Ia menambahkan bahwa bukan hanya Greenland, tetapi NATO juga perlu menunjukkan kehadiran yang penting di kawasan Arktik.

Diterjemahkan oleh Jiang Ziyang, New Tang Dynasty Asia-Pacific Television.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Farhan Apresiasi Pengamanan Laga Persib vs Persija Berjalan Kondusif
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Resmikan Proyek Refinery, Prabowo: Infrastruktur Energi Skala Besar Dilakukan 32 Tahun Lalu
• 10 jam lalumerahputih.com
thumb
Hakim Tegur Tim Nadiem yang Pasang Ponsel di Meja Sidang, Boleh Bikin Konten Medsos asal di Luar Area
• 14 jam lalukompas.com
thumb
KAI Daop 4 Semarang Ingatkan Kembali Soal Potongan Harga Tiket bagi Kalangan Tertentu
• 4 jam lalumediaindonesia.com
thumb
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan
• 10 jam lalusuara.com
Berhasil disimpan.