Eks Warga TPU Kebon Nanas Akui Lebih Nyaman Tinggal di Rusunawa

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Guntur (51), warga yang sebelumnya tinggal di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Jatinegara, Jakarta Timur, mengaku lebih nyaman tinggal di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) usai dirinya direlokasi.

"Ya lebih layak, lebih nyaman, bagi saya sih. Jadi untuk wilayah jalan juga (TPU) dicor, got-got dicor, cuma kalau bagi saya lebih nyaman di sini. Kalau di sini kan enggak ada banjir, kalau dulu kan di sana ada banjir," ucap Guntur saat ditemui di Rusunawa Pulogebang, Senin (12/1/2026).

Guntur mengatakan, dirinya telah tinggal di TPU Kebon Nanas sejak 17 tahun lalu. Awalnya, ia mengontrak rumah sebelum akhirnya membeli lahan di kawasan tersebut.

Baca juga: Selain Jabodetabek, 10 Wilayah Lain di Indonesia Diprediksi Alami Cuaca Ekstrem

"Sudah 17 tahun saya tinggal di situ (TPU) kan dulu untuk kos cari kontrakan kan mahal. Makanya saya cari di situ kan lebih murah, begitu tadinya. Terus lama-lama kok ada yang jual lahan, makanya saya beli," ujar Guntur.

Ia juga menyadari bahwa lahan yang ditempatinya bukan milik pribadi dan harus dikembalikan kepada pemerintah untuk difungsikan kembali sebagai area pemakaman.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=TPU Kebon Nanas, warga tpu kebon nanas&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMi8yMjQ4NTMzMS9la3Mtd2FyZ2EtdHB1LWtlYm9uLW5hbmFzLWFrdWktbGViaWgtbnlhbWFuLXRpbmdnYWwtZGktcnVzdW5hd2E=&q=Eks Warga TPU Kebon Nanas Akui Lebih Nyaman Tinggal di Rusunawa§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Ya kan itu lahan mau difungsikan kembali nih buat pemakaman. Itu kan bukan tanah kami, makanya kami balikin lagi ke pemerintah, gitu aja. Kalau saya gitu sih," ungkapnya.

"Karena itu memang lahan bukan punya kami, mau difungsikan lagi ya silakan. Tapi pindahkan kami ke tempat yang nyaman, gitu," katanya.

Hal senada disampaikan Sumiati (54), warga eks TPU Kebon Nanas lainnya. Ia menilai hunian rusunawa jauh lebih layak dibandingkan tempat tinggal sebelumnya.

"Lebih bagus di sini. Di sini kan kamarnya ada dua, ada ruang tamu, ada dapur, ada kamar mandi gitu kan. Kalau di sana kan kita strategis, kamar nyatu di situ, dapur di situ, kamar mandi di situ," jelas Sumiati.

Sumiati juga mengaku dimudahkan dalam pengurusan administrasi pendaftaran rusunawa meski sebelumnya tidak memiliki buku nikah sebagai salah satu syarat.

Baca juga: Transjakarta Minta Maaf Usai Busnya Tabrak Tiang di Tanjung Barat

Ia pun menikah secara resmi pada Senin (12/1/2026) pagi agar dapat memenuhi persyaratan menghuni rusunawa.

"Hari ini saya dinikahkan tadi jam 08.00 sama Bapak Penghulu. Karena buku nikah ini adalah salah satu syarat untuk kita masuk ke dalam rusun. Karena kalau tanpa buku nikah, kita enggak bisa masuk, enggak bisa tinggal di rusun," ungkapnya.

"Jadi ada 15 kepala keluarga yang buku nikahnya itu tidak ada. Lima kepala keluarga itu buku nikahnya sudah hilang, terus yang tujuh kepala keluarga itu dia nikah siri," tuturnya.

Sebelumnya, Pemkot Jakarta Timur memastikan sebanyak 73 kepala keluarga (KK) yang selama ini tinggal di Taman Pemakaman Umum (TPU) Kebon Nanas, Cipinang Besar Selatan, Jatinegara, akan segera direlokasi ke Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Wakil Wali Kota Jakarta Timur Kusmanto mengatakan, relokasi dilakukan setelah mayoritas warga menyatakan kesediaan untuk pindah ke hunian yang disiapkan pemerintah.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Muchdi PR Percayakan Jabatan Sekjen Partai Berkarya ke Anak Muda 28 Tahun, Strategi Gaet Pemilih Muda di 2029
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Samsat Keliling Hari Ini di Jadetabek, Simak Titik dan Jam Layanannya
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Harga Emas Antam Melaju Kencang, Bertahan di Atas Rp2,6 Juta per Gram
• 20 jam lalumedcom.id
thumb
Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini 13 Januari 2026, Dekati Rp2,9 Juta!
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Polisi Tembak Kaki Maling Motor Penembak Warga di Palmerah karena Berusaha Kabur
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.