Jakarta (ANTARA) - Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyebut Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Senin hari ini merupakan proyek strategis nasional yang selaras dengan Astacita, khususnya memperkuat ketahanan energi nasional.
Bambang, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa RDMP Balikpapan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi dan kemandirian pengolahan minyak dalam negeri.
"Peresmian RDMP Balikpapan merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas kilang yang meningkat, ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat ditekan secara bertahap," ucapnya.
Ia menilai peningkatan kapasitas dan kemampuan kilang Balikpapan akan memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pasokan energi nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di dalam negeri.
Menurut ketua komisi yang mengurusi bidang energi dan sumber saya mineral itu, dengan kemampuan pengolahan yang lebih besar maka pasokan energi menjadi lebih stabil dan risiko gangguan distribusi dapat diminimalkan.
Penguatan infrastruktur energi nasional melalui modernisasi kilang dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan nasional serta memastikan pengelolaan sumber daya alam bermanfaat bagi rakyat.
RDMP Balikpapan, sebut Bambang, juga memperkokoh struktur industri pengolahan migas nasional. Modernisasi kilang mendorong peningkatan nilai tambah serta memperkuat peran sektor energi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Ia meyakini bahwa RDMP Balikpapan memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Keberadaan kilang berkapasitas besar dan modern menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi jangka menengah dan panjang.
"Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah dalam memodernisasi kilang nasional. RDMP Balikpapan harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional yang sejalan dengan Astacita, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Presiden resmikan RDMP Balikpapan, kilang minyak terbesar di Indonesia
Baca juga: Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo: Terakhir seperti ini 32 tahun lalu
Bambang, sebagaimana keterangan diterima di Jakarta, Senin, mengatakan bahwa RDMP Balikpapan menjadi tonggak penting dalam memperkuat ketahanan energi dan kemandirian pengolahan minyak dalam negeri.
"Peresmian RDMP Balikpapan merupakan bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan kapasitas kilang yang meningkat, ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak dapat ditekan secara bertahap," ucapnya.
Ia menilai peningkatan kapasitas dan kemampuan kilang Balikpapan akan memberikan dampak langsung terhadap ketahanan pasokan energi nasional, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan bakar minyak di dalam negeri.
Menurut ketua komisi yang mengurusi bidang energi dan sumber saya mineral itu, dengan kemampuan pengolahan yang lebih besar maka pasokan energi menjadi lebih stabil dan risiko gangguan distribusi dapat diminimalkan.
Penguatan infrastruktur energi nasional melalui modernisasi kilang dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun kemandirian ekonomi, memperkuat ketahanan nasional serta memastikan pengelolaan sumber daya alam bermanfaat bagi rakyat.
RDMP Balikpapan, sebut Bambang, juga memperkokoh struktur industri pengolahan migas nasional. Modernisasi kilang mendorong peningkatan nilai tambah serta memperkuat peran sektor energi sebagai pilar pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Ia meyakini bahwa RDMP Balikpapan memiliki arti strategis dalam mendorong kemandirian dan kedaulatan energi nasional. Keberadaan kilang berkapasitas besar dan modern menjadi fondasi penting dalam menjaga ketahanan energi jangka menengah dan panjang.
"Komisi XII DPR RI mendukung penuh langkah pemerintah dalam memodernisasi kilang nasional. RDMP Balikpapan harus menjadi momentum untuk memperkuat ketahanan energi nasional yang sejalan dengan Astacita, sekaligus memastikan manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat," ucapnya.
Baca juga: Presiden resmikan RDMP Balikpapan, kilang minyak terbesar di Indonesia
Baca juga: Resmikan RDMP Balikpapan, Prabowo: Terakhir seperti ini 32 tahun lalu



