Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan bahwa ia mungkin akan memblokir investasi dari Exxon Mobil di Venezuela. Hal ini menyusul kekesalannya terhadap kritik yang diungkapkan oleh pemimpin dari Exxon Mobil
setelah CEO perusahaan minyak besar itu menyebut negara Amerika Selatan tersebut “uninvestable” atau tidak layak investasi dalam pertemuan di Gedung Putih pekan lalu.
Baca Juga: Trump Usulkan Batas Bunga Kartu Kredit 10%
Trump mengatakan dirinya mendorong perusahaan-perusahaan minyak lokal untuk melakukan investasi guna merevitalisasi industri minyak dari Venezuela. Namun hal itu dibalas dengan skeptisme bahkan sebutan “uninvestable” dari Chief Executive Officer (CEO) Exxon, Darren Woods
“Saya tidak suka tanggapan dari Exxon,” ujar Trump, dilansir Selasa (13/1).
“Saya akan cenderung membuat mereka tidak ikut. Saya tidak suka tanggapan mereka. Mereka terlalu pintar mencari-cari alasan," tambahnya.
CEO Exxon, Darren Woods sebelumnya mengatakan bahwa dirinya perlu kepastian hukum sebelum melakukan investasi di Venezuela.
Menurutnya, negara itu perlu mengubah kerangka hukum dan perlindungan investasi yang kuat agar bisa menarik modal, mengingat asetnya pernah disita dua kali di negara itu pada masa lalu.
Woods menyatakan bahwa tanpa reformasi hukum dan penyusunan ulang undang-undang hidrokarbon, negara tersebut saat ini tidak layak untuk menjadi ladang investasi.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Bulog Pastikan Keamanan Stok Beras dan Minyak Goreng di Aceh
Diketahui, Exxon pernah menjadi mitra penting perusahaan minyak dari Venezuela. Namun hal itu berubah usai nasionalisasi pada 2004–2007. Exxon kemudian meninggalkan negara itu dan memenangkan kasus arbitrase.



