Dinkes Sebut Keracunan Massal di SMKN 11 Semarang Diduga karena MBG karena SPPG tak Patuhi SOP

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang tengah menguji sampel menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga menyebabkan 75 siswa SMKN 11 Semarang mengalami keracunan pada Kamis (8/1/2025). Mereka mengakui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyuplai MBG ke sekolah tersebut tak mematuhi standar operasional prosedur (SOP). 

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1754473276648-0'); });

Kepala Dinkes Kota Semarang, Mochamad Abdul Hakam, mengungkapkan, SPPG penyuplai MBG ke SMKN 11 Semarang adalah SPPG Banyumanik Pudakpayung IV. "SPPG Pudakpayung IV itu ada beberapa SOP yang tidak dilakukan dengan tepat," ujarnya ketika dihubungi, Jumat (9/1/2025). 

(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
Baca Juga
  • 75 Siswa SMKN 11 Semarang Diduga Keracunan MBG
  • Kepala BGN Janji Upayakan Pencegahan Keracunan MBG
  • Snack Diduga Jadi Sumber Keracunan Massal Mahasiswa UNISA, Salah Satu Isinya Risol Mayo

Dia menambahkan, setidaknya terdapat 12 SOP yang harus dipatuhi dan dilaksanakan SPPG dalam proses pengolahan serta penyajian MBG. "Dari temuan kawan-kawan tadi, ada beberapa (SOP) yang tidak dilakukan dengan tepat (oleh SPPG Banyumanik Pudakpayung IV)," kata Hakam. 

Namun dia tak menjelaskan secara terperinci SOP apa yang tak dilaksanakan SPPG Banyumanik Pudakpayung IV. Hakam hanya menyampaikan SPPG tersebut sebenarnya telah memiliki sertifikat laik higiene sanitasi (SLHS). 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement
googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-ad-1676653185198-0'); });

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kronologi Bocah SD di Medan Terseret Motor 20 Meter, Sang Siswi Nekat Gagalkan Pencurian HP dan Uang di Rumahnya!
• 18 jam lalugrid.id
thumb
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
• 23 jam lalusuara.com
thumb
Hasil Rakernas PDI-P: Negara Tak Boleh Dikendalikan Kepentingan Pemodal Besar
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Komisi XII: "Lifting" minyak 2025 lampaui target tunjukkan kerja nyata
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Gubernur Lemhannas: Pelibatan TNI Atasi Terorisme untuk Jaga Kedaulatan Negara
• 2 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.