Prabowo Minta Danantara Bersihkan BUMN Rugi: Minta Tantiem Lagi, Tidak Tahu Malu

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Prabowo mempersilakan para direksi BUMN yang tidak mampu mengemban amanah tersebut untuk mundur dari jabatannya.

Prabowo Minta Danantara Bersihkan BUMN Rugi: Minta Tantiem Lagi, Tidak Tahu Malu. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto mewajibkan seluruh jajaran pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bekerja secara jujur, bersih, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. Mereka yang tidak sanggup menjalankan amanah tersebut diminta untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026).

Baca Juga:
Danantara Serahkan 516,02 Juta Saham Seri B TLKM ke BP BUMN

Dalam kesempatan itu, Prabowo menyoroti masih lemahnya tata kelola dan integritas di sejumlah BUMN. Menurutnya, salah satu pangkal utama persoalan tersebut adalah kualitas kepemimpinan yang belum optimal.

Dia menyebut, terdapat direksi BUMN yang tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya, sehingga berdampak pada kinerja perusahaan. Bahkan, lemahnya kepemimpinan tersebut membuat sejumlah BUMN harus menanggung kerugian yang tidak sedikit.

Baca Juga:
Simak Penjelasan Ahli Pelabuhan soal Rencana Merger BUMN Transportasi Laut

“Terlalu banyak pengalaman kita. Direksi-direksi BUMN, saya katakan saja, tidak baik. Saya tugaskan Kepala Danantara dan beberapa menteri untuk membersihkan semua BUMN. BUMN sangat banyak, banyak yang rugi,” ujar Prabowo.

Baca Juga:
Prabowo Kesal Banyak BUMN Rugi tapi Direksi Minta Bonus

Lebih lanjut, Prabowo mengaku gerah dengan praktik sejumlah direksi BUMN yang tetap meminta tantiem meski perusahaan yang mereka kelola membukukan kerugian. Menurutnya, tindakan tersebut tidak dapat diterima karena tidak sejalan dengan kinerja dan tanggung jawab yang diemban.

Oleh karena itu, Prabowo mempersilakan para direksi yang tidak mampu mengemban amanah tersebut untuk mundur dari jabatannya. Dia menegaskan, memimpin BUMN berarti mengabdi kepada negara dan rakyat, bukan memperkaya diri sendiri.

“(BUMN) sudah rugi, minta tantiem lagi. Tidak tahu malu. Kalau tidak sanggup mengabdi dengan penghasilan yang tersedia, berhenti saja. Banyak yang siap menggantikan,” katanya.

Prabowo juga menegaskan pemerintahan yang dipimpinnya berkomitmen penuh membenahi tata kelola BUMN. Menurutnya, BUMN harus diisi oleh sosok-sosok yang memahami kekayaan negara wajib dikelola dengan prinsip tanggung jawab yang tinggi.

“Untuk mengisi kemerdekaan, kita harus mengelola sumber daya dan sumber-sumber kekayaan kita. Kita harus menjalankan misi itu dengan rasa tanggung jawab,” kata dia.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polda Sumsel Sarankan Mahasiswi PPDS FK Unsri Korban Bullying Senior Lapor
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Daftar Merek Mobil Terlaris 2025
• 6 jam laluviva.co.id
thumb
Avatar: Fire and Ash Akhirnya Jerat 6 Juta Penonton dalam 27 Hari
• 10 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Keterbatasan Lapangan Kerja
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Cantonese Legacy at Joempa, Perayaan Imlek Hangat Cocok untuk Keluarga
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.