Chicago: Harga emas dunia mencapai level tertinggi baru pada perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena kekhawatiran tentang ketidakpastian geopolitik dan independensi Federal Reserve memicu permintaan aset aman.
Mengutip Yahoo Finance, Selasa, 13 Januari 2025, kontrak berjangka emas melonjak dua persen menjadi USD4.592,90 per ons. Sementara harga emas spot melonjak 1,6 persen menjadi USD4.582,55.
Selain meningkatnya ketegangan geopolitik, ada juga kekhawatiran yang semakin besar tentang independensi bank sentral AS, dengan berita penyelidikan kriminal telah dibuka terhadap ketua Fed Jerome Powell.
Powell mengungkapkan Departemen Kehakiman telah mengirimkan surat panggilan pengadilan kepada bank sentral, mengancam akan mengajukan dakwaan pidana terkait kesaksian Powell di hadapan Senat AS.
"Ancaman tuntutan pidana adalah konsekuensi dari kebijakan Federal Reserve yang menetapkan suku bunga berdasarkan penilaian terbaik kami tentang apa yang akan bermanfaat bagi masyarakat, alih-alih mengikuti preferensi presiden," kata Powell.
Baca juga: Meski Sudah Cetak Rekor Tertinggi, Harga Emas Masih Terus 'Ngacir'
(Ilustrasi pergerakan harga emas. Foto: dok Bappebti)
Investor berbondong-bondong cari aset aman
Matt Britzman, analis ekuitas senior di Hargreaves Lansdown, mengatakan ketegangan geopolitik dan pertanyaan tentang independensi Federal Reserve membuat investor berbondong-bondong mencari aset yang aman.
Data pekerjaan AS yang lebih lemah pada Jumat juga menambah dorongan pada perdagangan emas, dengan para pedagang condong pada ekspektasi dua penurunan suku bunga tahun ini menjelang laporan inflasi penting akhir pekan ini.




